Pasuruan – Kereta Api Tawang Alun jurusan Malang – Banyuwangi anjlok setelah menabrak truk bermuatan kayu gelondongan di perlintasan Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/8) malam. Diperoleh keterangan, rangkaian kereta api Tawang Alun yang ditarik lokomotif CC 201 60 dengan masinis Sujatmiko (55) anjlok setelah menabrak truk l 8206 UH yang melintasi persimpangan di Desa Gerongan. Saat itu truk yang membawa kayu itu melintasi rel menujuk pabrik PT Yanamuri di Desa Ggerongan, mendadak dari arah Bangil mucul kereta api yang menabrak bagian belakang truk. Akibat tabrakan tersebut sopr truk Umar mengalami luka ringan, yakni dahinya robek. Sedangkan rangkaian gerbong pertama anjlok dan lokomotifnya juga mengalami kerusakan, sehingga tidak bisa melanjutkan perjalannnya. Sebagian penumpang masih tetap bertahan menunggu proses pengangkatan gerbong yang anjlok, tapi sebagian juga ada yang telah berganti menumpang bus untuk melanjutkan perjalananya. Saat terjadi tabrakan, penjaga perlintasan sedang tidak ada di tempat, karena sedang melaksanakan salat tarawih. Pos penjagaan ditinggal petugas karena saat kejadian pada jam 19.30, sesuai jadwal seharusnya sudah tidak ada lagi perjalanan kereta api. Madkur, seorang staf Stasiun Kereta Api Bangil, mengakui jadwal perjalanan kereta api Tawang Alun jurusan Malang – Banyuwangi mengalami keterlambatan. Kereta seharusnya sudah lewat tiga jam sebelumnya. Untuk mengangkat rangkaian gerbong yang yang anjlok, para petugas berusaha mendongkarknya sacara manual. Sambil menunggu proses pengangkatan terhadap gerbong yang anjlok, lokomotif yang rusak juga segera diganti dengan mendatangkan lokomotif dari stasiun Probolinggo. Lokomotif yang dari Probolinggn tersebut disiapkan untuk melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi, berikut lokomotifnya yang rusak . Namun lokomotof yang rusak tersebut kemudian di tinggal di Probolinggo untuk dikrim kemvbali ke Surabaya untuk proses perbaikan.

Pewarta:

Editor : Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011