Laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menunjukkan tren peningkatan sebesar 5,22 persen, mengacu data statistik ekonomi daerah itu pada kurun tahun 2021 dan 2022.

"Kami mengacunya data BPS tahun 2021 laju pertumbuhan Tulungagung sebesar 3,53 persen dan tahun 2022 naik menjadi 5,22 persen," kata Kabag Perekonomian Kabupaten Tulungagung Adi Prasetya di Tulungagung, Minggu.

Ia berharap geliat ekonomi di Tulungagung terus bertumbuh. Tak hanya sektor perdagangan, jasa, properti dan UKM, namun juga di bidang hiburan dan pariwisata daerah.

Dikatakan, pertumbuhan ekonomi tersebut tak lepas dari melandainya kasus COVID-19 setahun terakhir.

Faktor penunjang pertumbuhan ekonomi disebut olehnya dari usaha pengolahan, perdagangan dan pertanian.

"Kontribusi paling signifikan usaha dan industri pengolahan, tapi terkait laju pertumbuhannya di sisi transportasi dan perdagangan," katanya.

Sektor transportasi dan perdagangan menyumbang 16,67 persen dari total laju pertumbuhan ekonomi.

Adi melihat kondisi saat ini daya beli masyarakat sudah meningkat.

Pertumbuhan ekonomi dilihat dari jumlah produksi bruto.

Semakin banyak produksi mengindikasikan daya beli masyarakat kian meningkat.

Pada kurun tahun anggaran 2023 ini, Adi menyatakan Pemkab Tulungagung menargetkan laju pertumbuhan ekonomi kembali naik hingga di atas enam persen. Sebab jika turun akan berdampak pada data beli masyarakat dan inflasi.

"Takutnya kalau pertumbuhan stagnan dan inflasi tinggi bisa terjadi stagflasi, ini yang sangat kita hindari," katanya.

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko

Editor : Abdul Hakim


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023