Sidoarjo - Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (DP3) Kabupaten Sidoarjo siap untuk memperbaiki rumah potong hewan (RPH) Krian karena dinilai sudah tidak layak dan kurang bersih.
Kepala Bidang Peternakan DP3 Kabupaten Sidoarjo Bambang Erwanto, Sabtu mengatakan, perbaikan tersebut perlu dilakukan mengingat saat ini kondisi RPH tersebut masih terkesan semerawut dan kumuh.
"Keadaanya sekarang memang tidak layak untuk RPH, semuanya masih menjadi satu, seperti tempat penyembelihan, tempat pengulitan dan juga tempat penggantungan daging setelah disembelih," katanya.
Bahkan, kata dia, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dari RPH ini juga masih berada di lingkungan penyebelihan sehingga kurang bersih dan daging yang sudah digantung bisa terkontaminasi dengan limbah pemotongan hewan.
"Keadaan seperti ini sudah tidak mungkin lagi dan kedepan harus diperbaiki sedemikan rupa, baik kondisi gedungnya, ruang-ruang penyembelihan, penggantungan, serta sarana dan prasarananya akan disesuaikan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI)," katanya.
Menurutnya, bukan hanya gedung dan sarana prasarananya saja yang dilakukan pembenahan, akan tetapi para petugas penyembelih juga harus dilakukan pembinaan terutama agaimana cara memberlakukan hewan sebelum disembelih.
"Semuanya itu ada aturannya, ada prosedurnya, kalau aturan itu dipatuhi, maka kualitas daging juga akan bisa lebih baik, daripada dipotong tanpa yang melalui aturan," tuturnya.
Untuk perbaikan ini, pihaknya sudah mengalokasikan dana sekitar Rp2 miliar untuk melakukan perbaikan.
"Dana tersebut diambilkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupten Sidoarjo tahun 2011 sebesar Rp1,3 miliar dan sisanya mendapat bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berupa bantuan bentuk fisik," katanya.
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011