Wadah Kemasyarakatan Ruang Wong Alit (Rawit) menampung sejumlah aspirasi atau harapan warga yang menghendaki agar Wali Kota Surabaya melakukan beberapa hal untuk kemajuan Kota Pahlawan.

"Rawit membuat kuis secara daring. Dari kuis itu banyak warga yang menghendaki wali kota melakukan beberapa hal untuk kemajuan Surabaya," kata  kata Ketua Rawit, Kartuji dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Kamis.

Kartuji mengatakan ada lima pendapat atau jawaban terbaik dari warga Surabaya dalam kuis ala @ruangwongalit dengan tema pertanyaan "Hal apa yang akan dilakukan jika menjadi Wali Kota Surabaya?"

Salah satunya pendapat dari Sundari warga Tenggumung yang mengatakan jika menjadi wali kota, dia menginginkan ada perubahan, perbaikan di segala sektor di antaranya sektor pariwisata, dengan cara dipercantik dan diperbanyak lokasinya serta bekerja sama dengan UMKM yang barang dagangannya khusus ciri khas Surabaya. 

Selain itu, bisa menarik banyak wisatawan yang datang ke Kota Surabaya, berkembangnya sektor pariwisata bisa membantu para UMKM, pemasukan khas daerah bisa lebih baik dari sektor pariwisata, mengurangi angka pengangguran. Syukur dengan perkembangan Kota Surabaya yang luar biasa bisa menginspirasi banyak kota-kota lainnya.

Begitu juga dengan opini Suprapti warga Bronggalan, Tambaksari. Sundari menekankan kesejahteraan anak-anak sekolah terlebih dahulu karena banyak sekali anak-anak yang masih belum bisa merasakan sekolah. Selain itu juga memberi bantuan langsung kepada para janda karena kerap kali bantuan itu salah sasaran.

Pendapat selanjutnya dari Susanti warga Bronggalan yang mengatakan jika menjadi wali kota maka akan menjalankannya dengan cara kerja santai tapi Serius. Hal ini dilakukan agar para pegawai tidak bekerja dalam tekanan. 

"Boleh bercanda tapi tetap dalam batasan norma-norma yang ada. Biar tidak gampang stres. Tegas boleh tapi tidak harus marah-marah dan berteriak-teriak di depan umum. Karena banyak juga pegawai yang usianya di atas atau lebih tua dari kita," kata Susanti dalam opininya.

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022