Sebanyak 30 pedagang Pasar Paiton di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur menerima realisasi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) totalnya sebesar Rp730 juta dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) setempat.

Pelaksana Tugas Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Moh. Natsir mengatakan penyaluran dana KUR bagi pedagang pasar itu dilakukan supaya pedagang di pasar tersebut rajin menabung.

"Sehingga nanti pembayaran cicilannya itu tidak perlu repot-repot cukup dengan mengambil dari tabungannya saja dan sudah ada petugas yang bekerja sama dengan BRI," katanya di Kabupaten Probolinggo, Kamis.

Menurutnya tabungan pedagang juga akan difasilitasi dengan digitalisasi teknologi dan pedagang akan diberikan barcode, sehingga begitu menabung akan langsung masuk ke buku rekening.

"Jadi nabungnya tidak harus banyak, bisa mulai dari Rp5.000 untuk tabungan setiap harinya. Ada sebuah aplikasi yang dibuat oleh BRI, sehingga bisa langsung masuk ke telepon genggam pedagang karena sudah digitalisasi," tuturnya.

Ia menjelaskan pedagang yang sudah biasa menabung memang mendapatkan prioritas KUR supaya mereka tidak repot untuk melakukan pembayaran karena cukup dengan tabungannya. Jika tidak menabung, tentunya akan kesulitan ketika akan melakukan pembayaran.

"Kami fasilitasi agar pedagang tidak perlu datang ke BRI, sehingga mereka bisa fokus berdagang di tempat dan tidak direpotkan dengan administrasi segala macam, cukup di depan dagangannya mereka bisa langsung menabung," katanya.

Natsir berharap pedagang bisa menggunakan pinjaman tersebut dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usahanya dan tidak kesulitan lagi untuk mengembangkan usahanya karena sudah dapat modal melalui KUR.

Sementara Kepala Pasar Paiton Murtade mengatakan BRI Unit Paiton telah melakukan pencairan dana KUR tahap pertama totalnya sebesar Rp730 juta bagi 30 pedagang di pasar setempat.

"Pinjamannya bervariasi mulai dari Rp2 juta hingga Rp100 juta dengan bunga 6 persen setiap tahun atau 0,3 persen setiap bulan dalam jangka waktu pinjaman 1 hingga 3 tahun," ujarnya.

Ia menjelaskan proses pencairan dana KUR dari pengajuan sangatlah cepat, sehingga pedagang tidak perlu terlalu lama menunggu dan untuk agunan utamanya adalah usaha dan bukan sertifikat ataupun BPKB disertai dengan rekomendasi dari kepala pasar.

"Kami mempunyai program bagaimana para pedagang yang ada di Pasar Paiton bisa gemar menabung mulai dari Rp10 ribu. Pedagang yang sudah terbiasa menabung yang akan mendapatkan prioritas dari BRI," katanya.

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022