Pengurus Lembaga Amil Zakat (LAZ) Taman Zakat mengundang puluhan anak yatim khusus mendoakan Indonesia agar bisa terus membaik dan dijauhkan dari segala bencana.

"Di sana sini ada bencana, lalu masyarakat kita ini sangat mudah terprovokasi dengan perbedaan pendapat. Ini rasanya bisa jadi musibah yang tak kalah beratnya, musibah disintegrasi bangsa," ujar General Manajer Taman Zakat Ziyad dalam siaran pers diterima di Surabaya, Senin.

Kegiatan bertajuk "Doa Yatim untuk Indonesia" tersebut digelar di kawasan Jambangan Surabaya dan diharapkan menjadi wasilah untuk memperbaiki bangsa.

Ia mencontohkan pandemi COVID-19 yang tak kunjung selesai, banyak banjir, tanah longsor hingga gempa bumi. 

"Belum lagi kecelakaan, kebakaran dan musibah lainnya yang kita dengar," ucap dia.

Sedangkan, tentang perbedaan pendapat yang menjadi ancaman disintegrasi bangsa, ia mencontohkan tentang masalah polemik volume speaker masjid, wayang, maupun logo halal yang baru-baru ini mencuat.

"Itu karena semuanya melihat dari kaca matanya masing-masing. Padahal jika semua pihak mencoba memakai kaca mata orang lain untuk menganalisis, pasti akan berbeda reaksinya,” tegasnya.

Sementara itu, ia menjelaskan program ini sebenarnya merupakan program penyaluran bantuan khusus untuk anak yatim yang rutin diberikan Taman Zakat setiap bulannya.

"Lalu karena merasa bangsa ini perlu didoakan, kami membuat doa bersama, dari yatim untuk Indonesia. Semoga bisa mengetuk 'pintu langit'," kata Ziyad. (*)

Pewarta: Fiqih Arfani

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022