Forum Komunikasi Jurnalis Nahdliyin atau FJN memberikan penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif Jawa Timur Tahun 2021 kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Senin.

"Pada tahun 2021 ini ada 12 nama yang kami tetapkan sebagai Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2021. Salah satunya Mas Eri Cahyadi," kata Koordinator Forkom Jurnalis Nahdliyin Muhamad Didi Rosadi bersama sejumlah perwakilan FJN saat menyerahkan penghargaan kepada Wali Kota Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya.

Menurut ia, setiap tahun, FJN memberikan penilaian kepada tokoh-tokoh muda Nahdliyin yang dianggap bisa memberikan inspirasi kepada anak-anak muda NU. 

Dalam pemberian penghargaan tersebut, FJN memiliki beberapa parameter yang menjadi dasar untuk penilaian, di antaranya berusia muda, berasal dari kalangan Nahdliyin atau NU dan juga memiliki kedekatan dengan para ulama NU.

"Kalau Mas Eri kan (usia) masih di bawah 45, kami anggap masih kriteria anak muda, terus NU. Kita sudah melakukan riset dan Mas Eri tidak diragukan lagi ke-NU-annya karena beliau juga masih keluarga Pondok Ndresmo (Sidosermo)," kata Diday, panggilan akrab Didi Rosadi.

Selain berasal dari keluarga Pondok Ndresmo, Diday menyebut bahwa program yang digagas Wali Kota Eri juga banyak menyasar warga Nahdliyin. Pihaknya meyakini, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini dapat menjadi contoh bagi anak-anak muda yang lain.

"Kami melihatnya Mas Eri itu milenial, ganteng, terus bisa ngaji, juga kita melihat amaliahnya juga amaliah NU, sehingga bisa menginspirasi anak muda yang lainnya karena hari ini anak muda itu butuh contoh. Nah, kami melihat Mas Eri bisa menjadi contoh buat anak-anak muda yang lain," katanya.
 
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan terima kasih kepada FJN karena sudah memberikan kepercayaan sebagai salah satu tokoh muda inspiratif dari kalangan Nahdliyin. 

Bagi dia, penghargaan ini akan jadi pemicu untuk memberikan yang terbaik baik masyarakat Kota Surabaya, dan terutama warga Nahdliyin.

"Insyaallah dengan kebersamaan kita, dengan gotong-royong kita, dengan inspirasi yang sudah diberikan kepada saya, Insyaallah kita bisa memberikan yang terbaik bagi warga Nahdliyin di Kota Surabaya," kata Wali Kota Eri.
 
Dalam kesempatan itu, wali kota yang akrab disapa Cak Eri juga mengajak jurnalis yang tergabung bersama FJN untuk bersama-sama berjuang memerangi kemiskinan di Kota Surabaya. Tentu saja pemerintah tak akan bisa bekerja sendiri tanpa adanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

"Mari bersama-sama ikhtiar, berjuang untuk melepaskan kemiskinan atau apa saja yang belum pas di Surabaya. Karena menurut saya, dengan kebersamaan inilah yang bisa membangkitkan," ujarnya.

Apalagi Cak Eri menilai bahwa saat ini adalah waktunya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat karena tempat-tempat fenomenal, seperti Sentra Ikan Bulak (SIB), Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jembatan Suroboyo hingga Jembatan Sawunggaling, sudah dibangun oleh para pemimpin pendahulu. 

"Tempat-tempat yang fenomenal sudah dibangun oleh wali kota-wali kota sebelumnya. Nah, tinggal sekarang ini bagaimana kita menggerakkan ekonomi masyarakat," katanya.

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021