Satuan Tugas (Satgas) Tanggap COVID-19 BUMN memberikan bantuan cairan disinfektan untuk tempat ibadah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19).

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono di Gresik, Kamis, mengatakan Petrokimia Gresik yang ditunjuk sebagai koordinator BUMN untuk wilayah Jawa Timur mendukung sepenuhnya upaya Kementerian BUMN dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

"Salah satunya, kami wujudkan dengan melaksanakan berbagai program pencegahan COVID-19, baik di lingkup internal hingga masyarakat sekitar perusahaan, seperti memberikan disinfektan ke tempat ibadah dan untuk masyarakat sekitar," katanya.

Tempat ibadah yang menjadi sasaran program ini, kata dia, yaitu 22 masjid dan tiga gereja yang ada di Kecamatan Gresik, Kebomas, dan Manyar.

"Setiap tempat ibadah menerima bantuan berupa cairan disinfektan, yaitu karbol sebanyak 3 liter, sabun cair 1 liter, hand soap 5 botol, hand sanitizer 3 botol, dan peralatan lainnya," katanya.

Selain itu, upaya juga dilakukan dengan memasang banner yang berisikan pesan kepada jamaah untuk selalu waspada pada penyebaran COVID-19, serta bantuan uang tunai senilai Rp200 ribu kepada pengelola tempat ibadah.

"Paling utama, kami memberikan edukasi, dan mengajak untuk bersama-sama melakukan praktik pencegahan penularan COVID-19 di masjid dan gereja," katanya.

Untuk masyarakat sekitar, Yusuf mengaku, telah melakukan penyemprotan disinfektan di delapan desa/kelurahan sekitar perusahaan, antara lain Desa Roomo, Kelurahan Karangpoh, Tlogopojok, Sukorame, Karangturi, Lumpur dan Kroman.

Penyemprotan disinfektan ini dilaksanakan mulai Senin (30/3) hingga Jumat (3/4), dan juga dilaksanakan di jalan-jalan yang ada di sekitar perusahaan dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran (PMK) milik Petrokimia Gresik.

"Program ini sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu, yang mengimbau BUMN melakukan penyemprotan disinfektan hingga level Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) di sekitar perusahaan," katanya.

Yusuf berpesan, agar masyarakat tetap waspada, dan mengikuti kebijakan physical distancing yang digencarkan oleh pemerintah.

Menurutnya, kepatuhan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah berkontribusi besar dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi dengan cara masing-masing. Semoga upaya tersebut dapat menekan laju penularan Covid-19, sehingga pandemi ini dapat segera berakhir," katanya.

Pewarta: A Malik Ibrahim

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020