Ganda campuran Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso lolos ke final Indonesia Masters 2019 setelah mengalahkan pasangan Indonesia lainnya Alfian Eko Prasetya/Angelica Wiratama.

Bertanding di GOR Ken Arok Kota Malang, Sabtu, Adnan/Mychelle menang dengan skor 20-22, 21-16, dan 21-12. Pertandingan sendiri berjalan sulit bagi pasangan Adnan/Mychelle karena pada gim pertama mereka mengikuti pola permainan lawan.

"Pada gim pertama kita seperti kurang berani dan mengikuti pola lawan, permainan melambat. Tidak seperti permainan kita sendiri," kata Adnan usai melakoni pertandingan.

Pada gim pertama, permainan berjalan sangat ketat. Kedua pasangan asal Indonesia tersebut saling mengejar angka. Poin demi poin diraih oleh kedua pasangan. Bahkan, gim pertama tersebut harus bermain deuce hingga skor 22-20 untuk pasangan Alfian/Angelica.

Namun, pada gim kedua, keadaan langsung berbalik. Adnan/Mychelle langsung membuka jarak dengan mengantongi poin 5-0. Pasangan Alfian/Angelica berupaya untuk mengejar ketertinggalan, namun pada interval pertama disudahi dengan skor 11-3.

Keunggulan Adnan/Mychelle semakin tak terbendung, mereka semakin memperlebar jarak dan akhirnya mampu membungkam Alfian/Angelica dengan angka 21-16.

Akhirnya, pada gim ketiga, Adnan/Mychelle langsung tancap gas dan membukukan angka 11-3 pada interval gim tersebut. Pertandingan sempat diwarnai reli panjang, dan akhirnya dimenangkan oleh pasangan Adnan/Mychelle dengan skor 21-12.

Kemenangan tersebut membawa Adnan/Mychelle ke final Yuzu Indonesia Masters 2019 menghadapi pasangan asal China Guo Xin Wa/Zhang Shu Xian yang mengalahkan pasangan Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati.

"Untuk besok, Minggu (6/10) jangan melakukan kesalahan pada gim pertama seperti tadi dan kemarin. Beberapa pertandingan sebelumnya, pada gim pertama kita selalu belum panas," ujar Mychelle.

Sementara itu, pasangan ganda campuran Indonesia lainnya, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati harus puas terhenti di semifinal setelah kalah dari dari pasangan asal China Guo Xin Wa/Zhang Shu Xian, dengan skor 21-18, dan 21-7.

"Kami bermain kurang konsisten, perlu variasi bola-bola menengah. Itu yang harus ditambah, karena variasi itu penting," kata Rehan.

Sementara itu, Lisa mengatakan bahwa Ia kurang puas dengan terhentinya langkah mereka di semifinal. Sebagai catatan, lawan pada semifinal Indonesia Masters 2019 kali ini merupakan unggulan ke-8, sementara Rehan/Lisa merupakan unggulan ke-6.

"Kurang puas dengan hasil kami. Seharusnya bisa ke final," kata Lisa.

Pewarta: Vicki Febrianto

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019