Pemain asal Norwegia Ada Hegerberg menyumbang tiga gol dan berperan besar mengantar Olympique Lyon meraih gelar juara Liga Champions Putri untuk keempat kalinya secara beruntun setelah mengalahkan Barcelona 4-1 di Groupama Arena Budapest, Sabtu.

Klub asal Prancis yang bertabur pemain bintang, terbukti terlalu tangguh bagi Barcelona untuk pertama kali tampil di babak final Liga Champions Putri tersebut.

Ketiga gol yang dicetak Heberberg terjadi pada babak pertama dan hanya dalam waktu 16 menit.

Tampil lebih tangguh, lebih cerdik, Lyon yang dimotori Hegerberg, pemenang penghargaan Ballon d'Or 2018 itu membuktikan kualitas mereka sehingga mampu mencapai empat kali final dari 10 tahun terakhir, menjadikan mereka sebuah kekuatan utama sepak bola putri Eropa.

Tampil sebagai underdog, Barcelona tampak menyadari bahwa harus mengeluarkan seluruh kemampuan untuk setidaknya bisa mengimbangi tim asuhan pelatih Reynald Pedros itu.

Peluang pertama Barcelona untuk mencetak gol didapatkan pemain kelahiran Liverpool, Toni Duggan yang menyambut umpan Sarah Bouhaddi, tapi tendangan melenceng jauh dari gawang.

Tapi Lyon langsung merespon perlawanan Barcelona dan hanya membutuhkan waktu lima menit untuk mencetak gol pertama melalui Dzsenifer Marozsan, pemain berkebangsaan Jerman, tapi kelahiran Budapest.

Sekitar 19.000 penonton yang memadati stadion pun menyambut gembira gol pemain yang memang menjadi idola supporter Hungaria tersebut.

Hanya berselang sembilan menit kemudian, Hegerberg tidak menemui kesulitan untuk memanfaatkan umpan silang Van de Senden setelah pemain asal Inggris Lucy Bronze mengawali serangan melalui serangan balik.

Barca semakin keteteran dan ketika pertandingan baru berlangsung 19 menit, mereka sudah tertinggal 0-3 melalui gol Hegerberg.

Hegerberg melengkapi hattrick pada menit untuk menjadikan skor 4-0 dan gol hiburan bagi Barcelona terjadi pada menit ke-89 melalui pemain pengganti Asisat Oshoala. (*)
 

Pewarta: Atman Ahdiat

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019