Jakarta (Antaranews jatim) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah sebesar 25 poin atau 0,43 persen ke posisi 5.796,89, Jumat, dari posisi sebelumnya 5.822,33.

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta,  berpendapat kepanikan dalam menanggapi sentimen yang ada membuat laju IHSG tidak mampu bertahan di zona hijau setelah sempat terjadi kenaikan pada awal sesi.

"Tampaknya pelaku pasar memanfaatkan kenaikan tersebut untuk trading sesaat dan mendapatkan gain untuk kemudian kembali mengamankan posisi," ucap dia.

Selain itu, laju rupiah yang cenderung kembali melemah membuat pelaku pasar kembali panik.

Pelaku pasar masih merespons ancaman perang dagang antara AS dan China serta rencana Bank Indonesia mengikuti langkah The Fed untuk menaikan tingkat suku bunga acuannya.

Di sisi lain, lanjut Reza, pergerakan bursa saham Asia yang cenderung variatif melemah turut membuat laju IHSG kembali memerah.

Sebelumnya, IHSG BEI pada Kamis (21/6) sore ditutup melemah 61,70 poin atau 1,04 persen menjadi 5.822,33, atau lebih baik dibandingkan pelemahan sebelumnya yang turun 109,59 poin atau 1,83 persen.

Reza mengatakan pergerakan IHSG yang tidak mampu bertahan di zona positifnya akibat kepanikan berlebihan dari pelaku pasar membuat peluang kenaikan menjadi lebih kecil. (*)

Pewarta: Calvin Basuki

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018