Cikarang (Antara) - PT Jasa Marga (Persero) mengingatkan  pemudik yang mengendarai kendaraan roda empat melalui jalan tol mengisi  kartu uang elektronik sesuai kebutuhan untuk menghindari kekurangan saldo transaksi di gerbang tol dan kemacetan.

"Berbeda dengan transaksi tahun lalu yang masih ada menggunakan uang tunai, mulai tahun ini semua transaksi menggunkan kartu elektronik sehingga semua pemudik harus memiliki kartu," kata Direktur Operasi II PT Jasa Marga Subakti Syukur kepada pers di Cikarang, Jawa Barat, Kamis.

Hal tersebut disampaikan Subakti Syukur kepada sejumlah wartawan yang mengikuti press tour meninjau kesiapan arus mudik dan balik di jalan tol Jasa Marga.

Menurut Subakti, sekalipun penggunaan uang tunai pembayaran tol sudah beberapa bulan tidak diberlakukan, tapi masih ada pengendara yang belum memiliki kartu elektronik dan saldo yang tersedia tidak cukup.

Sosialisasi dan imbauan penggunaan kartu elektronik, kata dia, selalu dilakukan perusahaan agar kejadian antrean panjang di gerbang tol tak terjadi.

Meskipun sebagian besar pengguna jalan tol sudah tahu penggunaan kartu elektronik, Jasa Marga tetap mengantisipasi adanya pengemudi yang tidak atau lupa membawa kartu elektronik, serta saldonya tak cukup.

"Kita akan menyediakan sejumlah lokasi yang bisa digunakan pemudik melakukan isi ulang atau top up uang elektronik di sejumlah gerbang tol," kata Subakti.

Jasa Marga telah memiliki 13 lokasi top up uang elektronik yang tersebar di berbagai ruas jalan tol yang dikelolanya.

"Dengan penambahan 43 lokasi top up tersebut, kini Jasa Marga telah memiliki total 56 lokasi top up di seluruh Indonesia," ujarnya.

Selain menambah lokasi top up untuk mempermudah pelayanan dalam pembelian dan pengisian saldo uang elektronik, kata dia, Jasa Marga juga telah bekerja sama dengan pihak perbankan untuk menyediakan 24 lokasi top up mobile di beberapa Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) pada periode Juni 2018.

"Penambahan lokasi top up dan Layanan Gerak ini diperuntukan untuk menambah kenyamanan para pengguna jalan tol yang hendak melakukan perjalanan arus mudik atau balik lebaran pertengahan Juni 2018 mendatang," kata dia.

Meski begitu, Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.

Sejumlah lokasi isi ulang uang elektornik yang tersedia antara lain Tol Jakarta-Cikampek dengan menyediakan 10 lokasi, yaitu GT Cikarang Utama 4, GT Cikarang Utama 2, GT Bekasi Barat 1, GT Pondok Gede Timur 2, GT Tambun, GT Karawang Timur 1, GT Karawang Barat 1, GT Cikampek, Rest Area KM 32A danRest Area KM 71B.

Tol Dalam Kota dan Soedijatmo dengan 4 lokasi, yaitu GT Cililitan, GT Halim, GT Kapuk, GT Cengkareng.

Juga Tol Jagorawi ada 3 lokasi, yaitu GT Sentul Selatan, GT Cibubur 1, GT Cibubur 2, Tol Jakarta-Tangerang : 8 lokasi (GT Meruya 2, GT Meruya 1, GT Meruya Utara 4, Ramp Kebon Jeruk 1, Ramp Kebon Jeruk 2, GT Karawaci 4, GT Kunciran 1, GT Kunciran 2.

Tol JORR ada 9 lokasi, yaitu GT Jati Warna 2, GT Jati Asih 2, GT Cikunir 2, GT Pulogebang, GT Cakung, GT Pd Ranji Utama, GT Pd Ranji Sayap, GT Meruya Utara 3, GT Meruya Utama 1.

Ada juga di Tol Cipularang-Padaleunyi terdapat 8 lokasi, yaitu GT Pasteur, GT Cileunyi, GT Buah Batu, GT Jatiluhur, GT Padalarang, GT Pasir Koja, GT Baros 1, GT Moh Toha.

Tol Palikanci ada 1 lokasi di GT Kanci, Tol Semarang ada 1 lokasi di GT Manyaran, Tol Semarang-Solo ada 1 lokasi di GT Banyumanik, Tol Surabaya-Gempol ada 3 lokasi, yaitu GT Kota Satelit, GT Sidoarjo 1, GT Sidoarjo 2. (*)  

Pewarta: Ahmad Wijaya

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018