Bogor (Antara) - Presiden Joko Widodo mengajak sekitar 270 pelajar yang merupakan perwakilan OSIS SMA berprestasi seluruh Indonesia berkeliling Istana Bogor, Kamis.

Presiden yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi menyapa para pelajar SMA tersebut di halaman belakang Istana Bogor.

Setelah bersalaman dan berbincang, Presiden mengajak keliling Istana Bogor dengan berjalan kaki.

Seperti seorang pemandu wisata, Presiden menjelaskan seluk beluk Istana Bogor dan juga sempat mengajak foto bersama di tangga Istana halaman depan.

Sekitar setengah jam mengitari Istana Bogor, Presiden dan para OSIS SMA berprestasi tersebut kembali berkumpul di halaman belakang Istana.

Dalam kesempatan ini, Presiden memberikan beberapa wejangan terkait kepemimpinan dan tantangan yang dihadapi menghadapi persaingan global.

"Saya tahu anak-anak semuanya adalah Ketua OSIS dari Sabang Sampai Merauke. Dari Pulau Miangas hingga Rote. Saya tahu anak-anak semuanya adalah anak anak terpilih di sekolahnya. Ketua OSIS kan pilihan. Dan anak anak dipilih lagi untuk hadir di Istana bogor. Ini dalam rangka program kawah kepemimpinan pelajar tahun 2018," kata Presiden.

Kepala Negara mengatakan bahwa Revolusi industri 4.0 sudah di depan mata dengan berbagai kemajuan teknologi yang harus dihadapi, seperti "advance robotics", "artificial intelligence", kendaraan listrik Teala dan sebagainya.

Untuk itu, Presiden meminta para siswa untuk bisa bersaing dengan berbagai tantangan yang dihadapi di masa datang.

"Selamat menjalankan aktivitas kawah kepemimpinan pelajar tahun 2018 ini," kata Presiden.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga memberikan pertanyaan kuis dengan hadiah sepeda yang langsung disambut antusias oleh para pelajar SMA tersebut.

Dalam kesempatan ini, Presiden memberikan pertanyaan, yakni tanggal dan tempat penyelenggaraan Asian Games yang dimenangkan oleh pelajar dari DKI Jakarta, menyebutkan 10 pulau di Indonesia dimenangkan oleh Wahyu dari Nusa Tenggara Barat, 10 negara peserta Asian Games yang dimenangkan oleh Andi Rizki dari Kalimantan Utara.

Selain itu, Presiden juga memberikan tantangan kepada Martin dari Palembang, Sumatera Selatan, untuk berbahasa tiga daerah dan berhasil dilakukan dengan berkenalan dengan bahasa Betawi, Bahasa Palembang dan Bahasa batak. Satu siswa lagi mendapat hadiah sepeda dari Presiden setelah berani menampilkan pencak silat. (*)
Video Oleh Joko Susilo
 

Pewarta: Joko Susilo

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018