London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (21/2), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 34,80 poin atau 0,48 persen, menjadi 7.281,57 poin. 
Glencore, perusahaan perdagangan dan pertambangan multinasional, melonjak 5,24 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Anglo American dan Mediclinic International, yang masing-masing naik 3,26 persen dan 2,89 persen.
Sementara itu, Shire, perusahaan biofarmasi khusus global, mengalami kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,62 persen.
Disusul oleh saham WPP, perusahaan periklanan dan hubungan masyarakat multinasional Inggris, yang merosot 1,46 persen, serta British Land Company, perusahaan pengembang properti, turun 1,33 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (21/2), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 17,41 poin atau 0,14 persen, menjadi 12.470,49 poin.
Kelompok energi RWE kehilangan 2,75 persen, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham perusahaan farmasi Merck serta produsen peralatan dan perlengkapan olahraga Adidas, yang masing-masing turun 1,44 dan 1,26 persen.
Di sisi lain, operator pasar untuk perdagangan saham dan sekuritas grup Deutsche Boerse meningkat 2,57 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan kimia multinasional Linde yang bertambah 1,83 persen, dan maskapai penerbangan Jerman Lufthansa naik 1,51 persen.
Perusahaan manufaktur dan elektronika Siemens adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 248,60 juta euro (306,07 juta dolar AS).
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Rabu (21/2), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris naik 0,23 persen atau 12,31 poin, menjadi 5.302,17 poin.
Sebanyak 27 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.
Grup hotel multinasional Prancis Accor menguat 4,18 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia, Stmicroelectronics yang meningkat 1,79 persen, serta pemasok otomotif multinasional Prancis Valeo naik 1,68 persen.
Sementara itu, perusahaan jasa IT Eropa Atos jatuh 5,38 persen, merupakan penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham konglomerat media massa multinasional Prancis Vivendi yang kehilangan 1,69 persen, serta perusahaan konsultan bisnis multinasional Prancis Cap Gemini turun 1,01 persen.
Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (21/2), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 0,73 persen atau 72 poin, menjadi 9.823,30 poin.
Sebanyak 27 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mengalami penurunan harga.
Perusahaan energi Spanyol Iberdrola jatuh 4,10 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham perusahaan infrastruktur Acciona yang kehilangan 2,13 persen dan perusahaan infrastruktur ACS turun 1,82 persen.
Di sisi lain, jaringan hotel Melia Hotels meningkat 2,64 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.
Diikuti oleh bank terbesar keempat di Spanyol Bankia yang naik 1,20 persen, dan perusahaan infrastruktur gas alam Enagas menguat 0,83 persen. (*)

Pewarta: Supervisor

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018