London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada Senin (2/10), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London menguat 0,90 persen atau 66,08 poin menjadi 7.438,84 poin.

EasyJet, maskapai penerbangan Inggris bertarif murah, melonjak 5,18 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham  Barratt Developments dan Persimmon yang masing-masing meningkat sebesar 4,23 persen dan 4,18 persen.

Di sisi lain, kelompok rumah sakit swasta internasional Mediclinic International menderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 1,08 persen.

Diikuti oleh CRH, perusahaan bahan bangunan Irlandia, yang turun 0,92 persen, serta ITV, perusahaan media Inggris, melemah 0,80 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup menguat pada Senin (2/10), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 73,79 poin atau 0,58 persen menjadi 12.902,65 poin.

Maskapai penerbangan Jerman Lufthansa mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya melompat 3,22 persen.

Berikutnya, saham produsen semikonduktor Infineon Technologies dan produsen peralatan olahraga Adidas, yang masing-masing naik 2,98 persen dan 2,44 persen.

Di sisi lain, raksasa industri Jerman Thyssenkrupp menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya turun 1,50 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement dan Deutsche Bank AG yang masing-masing turun sebesar 1,40 persen dan 0,96 persen.

Perusahaan kimia dan farmasi multinasional Jerman Bayer adalah saham yang paling banyak diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai 195,22 juta euro (229,26 juta dolar AS).

Di Prancis,  Saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada Senin (2/10), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,39 persen atau 20,63 poin menjadi 5.350,44 poin.

Sebanyak 28 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan.

Produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia,  STMicroelectronics, melonjak 3,39 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal, yang bertambah 2,63 persen, dan perusahaan jasa IT Eropa Atos naik 1,75 persen.

Sementara itu, produsen bahan bangunan multinasional LagargeHolcim turun tipis 1,25 persen, merupakan pencetak penurunan terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan periklanan dan hubungan masyarakat multinasional Prancis, Publicis Groupe, merosot 0,88 persen, serta produsen ban Prancis Michelin yang kehilangan 0,81 persen.

Di Spanyol,  Bursa saham Spanyol berakhir melemah pada Senin (2/10), dengan indek acuan IBEX-35 di Madrid jatuh 1,21 persen atau 125,8 poin menjadi 10.255,70 poin.

Sebanyak 27 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam indeks IBEX-35 mengalami penurunan.

Bank terbesar keempat Spanyol, Banc Sabadell, anjlok 4,53 persen, merupakan pencatat kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh bank terbesar ketiga di Spanyol, Caixabank, serta bank terbesar kelima di Spanyol, Bankia, yang masing-masing jatuh 4,43 persen dan 3,33 persen.

 Sementara itu, perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal meningkat 2,68 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh grup maskapai penerbangan IAG yang naik 1,99 persen serta perusahaan casing Viscofan bertambah 1,16 persen. (*)

Pewarta: Supervisor

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017