London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada Rabu (2/8), dengan indeks acuan FTSE-100 di London turun sebesar 0,16 persen atau 12,23 poin menjadi 7.411,43 poin.

Old Mutual, grup investasi dan perbankan internasional, melonjak 2,84 persen, menjadikannya pencetak kenaikan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham ITV dan Paddy Power Betfai yang masing-masing meningkat 2,51 persen dan 2,27 persen.

Di sisi lain, kelompok perbankan multinasional terkemuka Inggris Standard Chartered mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 6,05 persen.

Diikuti oleh saham Rolls-Royce Holdings, perusahaan teknik unggulan Inggris, yang merosot 3,68 persen, serta Rio Tinto, perusahaan logam dan tambang multinasional Australia-Inggris, turun 2,83 persen. 

Di Jerman, saham-saham Jerman berakhir lebih rendah pada Rabu (2/8), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 69,81 poin atau 0,57 persen menjadi 12.181,48 poin.

Perusahaan bahan bangunan multinasional Jerman HeidelbergCement mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chip", dengan harga sahamnya jatuh 3,63 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE yang kehilangan 3,58 persen, dan raksasa industri Thyssenkrupp merosot 3,15 persen.

Sementara itu, maskapai penerbangan Jerman Lufthansa membukukan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya meningkat 2,87 persen.

Diikuti oleh asosiasi perumahan Vonovia yang bertambah 1,82 persen, dan Deutsche Post naik 1,22 persen.

Pembuat otomotif Daimler merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 273,38 juta euro (323,38 juta dolar AS).

Di Prancis, bursa saham Prancis berakhir lebih rendah pada Rabu (2/8), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris turun 0,39 persen atau 19,78 poin menjadi 5.107,25 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan, 29 saham mencatat penurunan harga.

Perusahaan jasa perbankan dan keuangan multinasional Prancis Societe Generale jatuh 4,01 persen, merupakan penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Berikutnya, saham pPerusahaan manufaktur baja ArcelorMittal yang kehilangan 3,09 persen, dan perusahaan penerbangan Safran turun 1,77 persen.

Di sisi lain, grup hotel Prancis Accor naik 1,31 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) atas saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham kelompok mewah internasional Kering yang meningkat 0,95 persen, sementara Schneider Electric naik 0,72 persen.

Di Spanyol,  bursa saham Spanyol berakhir lebih lemah pada Rabu (2/8), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid jatuh 0,69 persen atau 72,8 poin menjadi 10.513,90 poin.

Sebanyak 25 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan, menderita kerugian.

Perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal jatuh 2,93 persen, menjadi penderita penurunan terbesar (top loser), diikuti oleh perusahaan konsultan dan teknologi Indra A dan jaringan supermarket DIA, yang masing-masing turun 1,79 persen dan 1,68 persen.

Sementara itu, perusahaan real estat Inmobiliaria Colonial meningkat 1,72 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer), diikuti oleh perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa naik 1,55 persen, dan jaringan hotel Melia Hotels naik 0,69 persen. (*)

Pewarta: Supervisor

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017