London, (Antara/Xinhua) - Indeks FTSE-100 di London, indikator utama pasar saham Inggris, berakhir lebih tinggi pada Selasa (28/3), naik 0,68 persen atau 49,92 poin menjadi 7.343,42 poin.
Harga saham Wolseley meningkat 5,06 persen, menempati posisi teratas daftar peraih keuntungan terbesar (top gainers) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Standard Chartered yang melonjak 4,07 persen, Pearson menguat 3,63 persen, Rio Tinto bertambah 2,81 persen dan BHP Billiton naik 2,51 persen.
Sementara itu, Associated British Foods memimpin kerugian (top losers) dari saham-saham unggulan dengan penurunan harga saham 1,43 persen, diikuti easyJet jatuh 1,33 persen, Hammerson merosot 1,23 persen, Intu Properties berkurang 1,09 persen dan J Sainsbury turun 1,08 persen.
Di Spanyol, indeks acuan pasar saham Spanyol, IBEX-35, ditutup lebih kuat pada Selasa (28/3), naik 0,84 persen menjadi 10.389,00 poin dari 10.302,90 poin hari sebelumnya.
Saham Banco Popular memimpin kenaikan dengan bertambah 3,24 persen, diikuti oleh Mapfre, Caixabank, ArcelorMittal, Tecnicas Reunidas dan Acciona yang masing-masing naik 2,63 persen, 2,25 persen, 1,92 persen, 1,78 persen dan 1,76 persen.
Di sisi lain, saham Indra A memimpin penurunan dengan kehilangan 0,63 persen, diikuti oleh Viscofan, Enagas, Inditex dan IAG yang masing-masing kehilangan 0,46 persen, 0,29 persen, 0,14 persen dan 0,05 persen.
Sementara itu, premi risiko Spanyol ditutup pada 129 poin dan tingkat suku bunga obligasi-10 tahun Spanyol berakhir di 1,70 persen, keduanya tidak menunjukkan perbedaan besar jika dibandingkan dengan waktu penutupan Senin (27/3).
Di Jerman, Indeks DAX-30 Jerman di Bursa Efek Frankfurt, ditutup lebih tinggi pada Selasa (28/3), naik 153,35 poin atau 1,28 persen menjadi 12.149,42 poin.
Commerzbank dan Deutsche Bank mencatat keuntungan paling besar di antara saham-saham unggulan (blue chips), masing-masing naik 3,31 persen dan 2,90 persen, diikuti oleh produsen semikonduktor Infineon Technologies menguat 2,46 persen.
Hanya dua saham unggulan yang mengalami penurunan, yaitu kelompok energi RWE dan asosiasi perumahan Vonovia, masing-masing kehilangan 0,61 persen dan 0,41 persen. Sementara perusahaan barang konsumsi dan kimia Henkel sedikit meningkat, tumbuh 0,17 persen.
Produsen otomotif Jerman, Daimler, merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai 303,09 juta euro (sekitar 329,12 juta dolar AS). (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017