London (Antara/Xinhua) - Indeks FTSE-100 di London, indikator utama pasar saham Inggris, berakhir lebih rendah pada Rabu (22/3), melemah 0,73 persen atau 53,62 poin menjadi 7.324,72 poin.
Harga saham dari Antofagasta meningkat 1,69 persen, menempati posisi teratas daftar pencetak keuntungan terbesar (top gainers) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Anglo American yang bertambah 1,44 persen, Randgold Resources meningkat 1,39 persen, ConvaTec Group menguat 1,07 persen dan BT Group naik 1,07 persen.
Sementara itu, Kingfisher memimpin kerugian (top losers) dari saham-saham unggulan dengan penurunan harga saham 5,09 persen, diikuti Standard Life jatuh 2,78 persen, International Consolidated Airlines Group merosot 2,77 persen, Rolls-Royce Holdings berkurang 2,57 persen dan Ashtead Group turun 2,49 persen.
Di Jerman, indeks acuan DAX-30 Jerman di Bursa Efek Frankfurt ditutup lebih rendah pada Rabu (22/3), turun 58,01 poin atau 0,48 persen menjadi 11.904,12 poin.
Operator pasar saham Deutsche Boerse menderita kerugian paling besar di antara saham-saham unggulan dengan menurun 2,90 persen, diikuti oleh perusahaan kimia Linde dan perusahaan layanan perbankan Deutsche Bank yang masing-masing turun 1,86 persen dan 1,72 persen.
Sementara itu, produsen otomotif Volkswagen, perusahaan software multinasional Jerman SAP dan kelompok kimia BASF merupakan tiga peraih keuntungan terbesar, dengan saham mereka masing-masing naik 1,45 persen, 0,27 persen dan 0,14 persen.
Produsen otomotif Daimler merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai 413,32 juta euro (sekitar 446,67 juta dolar AS).
Di Prancis, indikator utama pasar saham Prancis, indeks CAC-40, berakhir lebih rendah pada Rabu (22/3), melemah 0,15 persen atau 7,73 poin menjadi 4.994,70 poin.
Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan, tercatat 21 saham mengalami penurunan.
Kelompok asuransi AXA jatuh 1,84 persen, menjadi pencetak penurunan terbesar atas saham-saham unggulan. Diikuti oleh perusahaan perbankan Societe Generale yang merosot 1,53 persen dan Hotel Accor Group turun 1,4 persen.
Di sisi lain, Kelompok aeronautika Safran naik 1,53 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar. Diikuti oleh raksasa telekomunikasi Prancis, Bouygues, yang bertambah 1,14 persen dan raksasa konsultan Capgemini naik 0,91 persen.
Di Spanyol, indikator utama pasar saham Spanyol, indeks IBEX-35 di Madrid, melawan kerugian di pasar Eropa lainnya pada Rabu (22/3), dengan ditutup naik 0,17 persen.
IBEX-35 mengakhiri perdagangan di 10.229,30 poin, setelah dibuka pada 10.211,90 poin, meskipun sempat turun mencapai 10.092,80 poin atau sekitar satu persen pada siang hari.
Namun, indeks acuan pulih kembali berkat kinerja bank-bank utama Spanyol, yang melihat saham Bankia meningkat 1,12 persen, Caixabank bertambah 1,04 persen, Banco Santander menguat 0,42 persen dan BBVA naik 0,41 persen.
Raksasa Telekomunikasi Telefonica juga menikmati hari yang bagus, di mana harga sahamnya naik 0,77 persen, meskipun pemain terbaik hari ini adalah Grifols, yang melonjak 2,67 persen.
Diikuti oleh perusahaan energi Gas Natural dan Iberdrola yang masing-masing mengalami peningkatan 1,28 persen dan 1,06 persen
Di sisi lain, kelompok maskapai AIG mengalami kerugian terbesar dengan harga sahamnya turun 2,72 persen.
Sementara itu, terjadi peningkatan 0,38 persen dalam premi risiko Spanyol, yang ditutup di 131,1 poin, dan imbal hasil atas obligasi-10 tahun berakhir di 1,72 persen. (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017