Madiun (Antara Jatim) - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, telah mencairkan dana bantuan politik (Banpol) bagi 10 partai politik  sebesar Rp627,8 juta pada tahun ini. 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kota Madiun, Bambang Subanto, Sabtu, mengatakan, anggaran tersebut diberikan kepada partai politik (parpol) sesuai dengan jumlah perolehan suara yang setiap satu suara seharga Rp6.260. 

"Secara keseluruhan totalnya mencapai Rp627,8 juta yang diberikan kepada 10 parpol. Pencairannya telah dilakukan pada bulan Juli lalu dan ditransfer langsung dari rekening pemerintah daerah ke rekening partai," ujar Bambang Subanto, kepada wartawan.

Ia menjelaskan, dana banpol yang dicairkan tersebut nantinya yang 60 persen akan digunakan untuk pendidikan politik, sedangkan 40 persennya untuk operasional sekertariat masing-masing parpol.

Selain itu, untuk mendapatkan banpol, terlebih dahulu masing-masing parpol harus melengkapi berkas persyaratan, salah satunya dengan mengajukan rancangan penggunaan anggaran. Jika berkas dinyatakan lengkap, anggaran dapat dicairkan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) ke rekening parpol .

"Dari 10 parpol penerima, anggaran terbesar diperoleh DPC Partai Demokrat, sedangkan paling kecil adalah PPP. Hal itu menyesuaikan jumlah perolehan suara di DPRD setempat," katanya.

Data Bakesbangpol Kota Madiun mencatat, Partai Demokrat menerima dana banpol terbanyak yakni Rp153,9 juta, karena memiliki tujuh kursi dengan perolehan 24.587 suara.

Urutan kedua PDIP yang menerima banpol sebesar Rp128 juta dengan enam kursi dan 20.457 suara, dan ketiga adalah Partai Gerindra yang menerima banpol sebesar Rp85,7 juta dengan empat kursi dan 13.705 suara.

Sedangkan penerima banpol terendah adalah PPP yang menerima banpol sebesar Rp18,5 juta dengan satu kursi dan 2.960 suara.

Setelah menggunakan anggaran, masing-masing parpol diwajibkan melakukan pelaporan ke Kesbangpol setempat terkait penggunaan dari dana bantuan tersebut.  (*)


Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2015