New York, (Antara/AFP) - Serena Williams sempat mengalami kendala namun melangkah semakin dekat untuk melengkapi gelar Grand Slam selama setahun untuk pertama kalinya sejak 1988, dengan mengalahkan petenis kualifikasi asal Belanda Kiki Bertens dengan skor 7-6 (7/5), 6-3 pada Rabu di AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia Williams, juara bertahan sekaligus juara tiga kali ini mengincar gelar AS Terbuka ketujuhnya secara keseluruhan, menaklukkan lawannya yang berada di peringkat 110 dunia di Stadion Arthur Ashe.
Namun petenis AS berusia 33 tahun ini melakukan 34 unforced error dan sepuluh double faults, yang membuat catatannya menjadi 50-2 pada tahun ini dan memuluskan jalannya untuk mengukir sejarah.
"Saya hanya terus berjuang untuk setiap angka, bukan untuk banyak angka namun satu demi satu," kata Williams.
"Saya telah sedikit santai. Hari ini, saya bermain sedikit ketat. Saya pikir hal itu terlihat. Mudah-mudahan saya dapat kembali ke tempat saya berada sebelumnya."
Williams berusaha untuk melengkapi gelar Grand Slam dalam satu tahun kalender pertamanya sejak Steffi Graf melakukannya 27 tahun silam, dan menyamai rekor Graf di era Terbuka dengan mencatatkan 22 gelar Grand Slam, hanya terpaut dua gelar dari rekor sepanjang masa milik Margaret Court asal Australia.
Williams melengkapi "Serena Slam" keduanya yakni empat kemenangan berturut-turut dengan memenangi mahkota Wimbledon pada Juli, dan petenis AS 33 tahun ini dapat memperpanjang pencapaiannya sebagai juara tertua pada Grand Slam kategori putri.
Bertens tampil agresif pada awal pertandingan, mematahkan serve lawannya untuk memimpin 2-1 dengan menggunakan pukulan forehand kemenangan, dan Williams tampil kurang meyakinkan pada awalnya, namun mampu balas melakukan 'break' untuk menyamakan kedudukan menjadi 5-5 pada set pertama, namun kemudian ia melakukan empat double fault sebelum kemudian memaksakan pertandingan diteruskan dengan tiebreak.
Bertens unggul 4-0 saat tiebreak, namun ia kehilangan lima angka berikutnya akibat unforced error dan kemudian harus menyerahkan set itu kepada Williams, yang mematahkan servenya sebanyak tiga kali pada set kedua untuk memastikan kemenangan.
"Itu tentu saja tidak membuat saya cemas, tertinggal begitu jauh," kata Williams. "Saya tahu saya mampu bangkit, melaju untuk mendapatkannya."
Lawan selanjutnya untuk Williams adalah sesama petenis AS Bethanie Mattek-Sands, yang menaklukkan kompatriotnya Coco Vandeweghe dengan skor 6-2, 6-1.
"Saya akan harus bermain sedikit lebih baik jika saya ingin menang," kata Williams.
Nadal melaju
Unggulan kedelapan asal Spanyol Rafael Nadal, juara Grand Slam sebanyak 14 kali, menaklukkan petenis Argentina Diego Schwartzman dengan skor 7-6 (7/5), 6-3, 7-5.
"(Saya) gembira dapat melaju," kata Nadal. "Ini merupakan pertarungan berat. Saya merasa beruntung dapat melaju."
Nadal yang sempat tertinggal 4-5 saat tiebreak sebelum mampu bangkit berkata, "Itulah kunci pada setiap pertandingan. Mendapatkan set pertama sangat penting bagi saya."
Nadal, juara AS Terbuka 2010 dan 2013 yang absen pada ajang tahun lalu karena cedera, kini memiliki rekor 22-1 dari 23 pertandingan AS Terbuka yang telah dimainkannya setelah absen pada 2012 dan 2014 karena cedera dan mengakhiri turnamen 2011 sebagai runner up.
Pada perempat final, Nadal berpeluang bertemu dengan petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic, juara bertahan Wimbledon dan Australia Terbuka yang berusaha untuk melangkah ke final AS Terbuka kelimanya dalam enam percobaan, di mana Djokovic akan berhadapan dengan Andreas Haider-Maurer asal Austria.
Juara bertahan Marin Cilic dan unggulan ketujuh David Ferrer melaju untuk membuka peluang bertemu di putaran keempat.
Unggulan kesembilan asal Kroasia Cilic melepaskan 19 ace dan melaju ke putaran ketiga dengan menaklukkan petenis kualifikasi Rusia peringkat 139 dunia Evgeny Donskoy dengan skor 6-2, 6-3, 7-5.
"Ini sedikit tidak nyata. Saya bekerja sepanjang hidup untuk memenangi Grand Slam, dan sekarang saya berjuang untuk mempertahankannya," kata Cilic.
Petenis Spanyol Ferrer, runner up Prancis Terbuka 2013 yang absen selama 2,5 bulan karena cedera siku, menaklukkan petenis Serbia peringkat 102 dunia Filip Krajinovic dengan skor 7-5, 7-5, 7-6 (7/4).
"Saya sangat gembira saya berada di putaran ketiga," kata Ferrer. "Merupakan hal hebat untuk kembali bermain di lapangan-lapangan ini.
Venus dan Bencic mengincar kemenangan
Williams dapat mencapai final Gran Slam tanpa menghadapi rival-rival yang menghuni sepuluh besar dunia untuk pertama kali sepanjang karirnya.
Petenis belia asal Swiss Belinda Bencic, petenis unggulan tertinggi yang masih berada di blok undian Williams, akan menghadapi petenis Jepang peringkat 88 dunia Misaki Doi.
Bencic, yang mengalahkan Williams di semifinal Toronto bulan lalu, berpeluang bermain melawan saudara kandung Serena, Venus, yang akan bertemu sesama petenis AS Irina Falconi, di putaran ketiga.
Baik Bencic (18) atau Venus (35) dapat bertemu Serena di perempat final.
Semifinalis Australia Terbuka Madison Keys menghancurkan petenis peringkat 100 dunia asal Ceko Tereza Smitkova dengan skor 6-1, 6-2. Unggulan ke-19 asal AS itu berharap dapat bertemu Serena Williams, yang mengalahkannya di Australia, pada putaran keempat.
"Mudah-mudahan itu dapat terjadi. Jika itu tidak dapat terwujud, saya akan keluar dan bersenang-senang di Grand Slam kandang saya sendiri," kata Keys.
Unggulan ke-25 asal Kanada Eugenie Bouchard menaklukkan petenis Slovenia Polona Hercog dengan skor 6-3, 6-7 (27), 6-3 untuk mencapai putaran ketiga. Sebelumnya, ia sama sekali belum pernah memenangi pertandingan secara beruntun sejak Maret.
"Ia begitu tangguh saat mengembalikan bola, namun saya menahan rasa gugup pada sisi lain, yang menurut saya merupakan kunci permainan. Saya gembira dapat memenangi dua pertandingan secara berturut-turut." (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2015
Petenis peringkat satu dunia Williams, juara bertahan sekaligus juara tiga kali ini mengincar gelar AS Terbuka ketujuhnya secara keseluruhan, menaklukkan lawannya yang berada di peringkat 110 dunia di Stadion Arthur Ashe.
Namun petenis AS berusia 33 tahun ini melakukan 34 unforced error dan sepuluh double faults, yang membuat catatannya menjadi 50-2 pada tahun ini dan memuluskan jalannya untuk mengukir sejarah.
"Saya hanya terus berjuang untuk setiap angka, bukan untuk banyak angka namun satu demi satu," kata Williams.
"Saya telah sedikit santai. Hari ini, saya bermain sedikit ketat. Saya pikir hal itu terlihat. Mudah-mudahan saya dapat kembali ke tempat saya berada sebelumnya."
Williams berusaha untuk melengkapi gelar Grand Slam dalam satu tahun kalender pertamanya sejak Steffi Graf melakukannya 27 tahun silam, dan menyamai rekor Graf di era Terbuka dengan mencatatkan 22 gelar Grand Slam, hanya terpaut dua gelar dari rekor sepanjang masa milik Margaret Court asal Australia.
Williams melengkapi "Serena Slam" keduanya yakni empat kemenangan berturut-turut dengan memenangi mahkota Wimbledon pada Juli, dan petenis AS 33 tahun ini dapat memperpanjang pencapaiannya sebagai juara tertua pada Grand Slam kategori putri.
Bertens tampil agresif pada awal pertandingan, mematahkan serve lawannya untuk memimpin 2-1 dengan menggunakan pukulan forehand kemenangan, dan Williams tampil kurang meyakinkan pada awalnya, namun mampu balas melakukan 'break' untuk menyamakan kedudukan menjadi 5-5 pada set pertama, namun kemudian ia melakukan empat double fault sebelum kemudian memaksakan pertandingan diteruskan dengan tiebreak.
Bertens unggul 4-0 saat tiebreak, namun ia kehilangan lima angka berikutnya akibat unforced error dan kemudian harus menyerahkan set itu kepada Williams, yang mematahkan servenya sebanyak tiga kali pada set kedua untuk memastikan kemenangan.
"Itu tentu saja tidak membuat saya cemas, tertinggal begitu jauh," kata Williams. "Saya tahu saya mampu bangkit, melaju untuk mendapatkannya."
Lawan selanjutnya untuk Williams adalah sesama petenis AS Bethanie Mattek-Sands, yang menaklukkan kompatriotnya Coco Vandeweghe dengan skor 6-2, 6-1.
"Saya akan harus bermain sedikit lebih baik jika saya ingin menang," kata Williams.
Nadal melaju
Unggulan kedelapan asal Spanyol Rafael Nadal, juara Grand Slam sebanyak 14 kali, menaklukkan petenis Argentina Diego Schwartzman dengan skor 7-6 (7/5), 6-3, 7-5.
"(Saya) gembira dapat melaju," kata Nadal. "Ini merupakan pertarungan berat. Saya merasa beruntung dapat melaju."
Nadal yang sempat tertinggal 4-5 saat tiebreak sebelum mampu bangkit berkata, "Itulah kunci pada setiap pertandingan. Mendapatkan set pertama sangat penting bagi saya."
Nadal, juara AS Terbuka 2010 dan 2013 yang absen pada ajang tahun lalu karena cedera, kini memiliki rekor 22-1 dari 23 pertandingan AS Terbuka yang telah dimainkannya setelah absen pada 2012 dan 2014 karena cedera dan mengakhiri turnamen 2011 sebagai runner up.
Pada perempat final, Nadal berpeluang bertemu dengan petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic, juara bertahan Wimbledon dan Australia Terbuka yang berusaha untuk melangkah ke final AS Terbuka kelimanya dalam enam percobaan, di mana Djokovic akan berhadapan dengan Andreas Haider-Maurer asal Austria.
Juara bertahan Marin Cilic dan unggulan ketujuh David Ferrer melaju untuk membuka peluang bertemu di putaran keempat.
Unggulan kesembilan asal Kroasia Cilic melepaskan 19 ace dan melaju ke putaran ketiga dengan menaklukkan petenis kualifikasi Rusia peringkat 139 dunia Evgeny Donskoy dengan skor 6-2, 6-3, 7-5.
"Ini sedikit tidak nyata. Saya bekerja sepanjang hidup untuk memenangi Grand Slam, dan sekarang saya berjuang untuk mempertahankannya," kata Cilic.
Petenis Spanyol Ferrer, runner up Prancis Terbuka 2013 yang absen selama 2,5 bulan karena cedera siku, menaklukkan petenis Serbia peringkat 102 dunia Filip Krajinovic dengan skor 7-5, 7-5, 7-6 (7/4).
"Saya sangat gembira saya berada di putaran ketiga," kata Ferrer. "Merupakan hal hebat untuk kembali bermain di lapangan-lapangan ini.
Venus dan Bencic mengincar kemenangan
Williams dapat mencapai final Gran Slam tanpa menghadapi rival-rival yang menghuni sepuluh besar dunia untuk pertama kali sepanjang karirnya.
Petenis belia asal Swiss Belinda Bencic, petenis unggulan tertinggi yang masih berada di blok undian Williams, akan menghadapi petenis Jepang peringkat 88 dunia Misaki Doi.
Bencic, yang mengalahkan Williams di semifinal Toronto bulan lalu, berpeluang bermain melawan saudara kandung Serena, Venus, yang akan bertemu sesama petenis AS Irina Falconi, di putaran ketiga.
Baik Bencic (18) atau Venus (35) dapat bertemu Serena di perempat final.
Semifinalis Australia Terbuka Madison Keys menghancurkan petenis peringkat 100 dunia asal Ceko Tereza Smitkova dengan skor 6-1, 6-2. Unggulan ke-19 asal AS itu berharap dapat bertemu Serena Williams, yang mengalahkannya di Australia, pada putaran keempat.
"Mudah-mudahan itu dapat terjadi. Jika itu tidak dapat terwujud, saya akan keluar dan bersenang-senang di Grand Slam kandang saya sendiri," kata Keys.
Unggulan ke-25 asal Kanada Eugenie Bouchard menaklukkan petenis Slovenia Polona Hercog dengan skor 6-3, 6-7 (27), 6-3 untuk mencapai putaran ketiga. Sebelumnya, ia sama sekali belum pernah memenangi pertandingan secara beruntun sejak Maret.
"Ia begitu tangguh saat mengembalikan bola, namun saya menahan rasa gugup pada sisi lain, yang menurut saya merupakan kunci permainan. Saya gembira dapat memenangi dua pertandingan secara berturut-turut." (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2015