London (Antara/Xinhua-OANA) - Satu pesawat jet pribadi jatuh pada Jumat (31/7)  di tempat lelang mobil di Bandar Udara Blackbushe di Hampshire, Inggris Selatan, dan semua empat orang di dalamnya tewas, demikian konfirmasi polisi lokal.

Satu Jet Phenom 300 dengan empat orang di dalamnya jatuh di dekat ujung landasan pacu sekitar pukul 15.09 waktu setempat, saat pilot pesawat itu berusaha mendaratkan pesawatnya, kata seorang juru bicara Bandar Udara Blackbushe.

"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa ada empat orang di dalam pesawat itu, termasuk pilot, dan sungguh menyedihkan tak seorang pun selamat. Tak ada orang yang cedera di daerat," kata Polisi Hampshire di dalam satu pernyataan.

Polisi lokal bekerjasama dengan AAIB yang melakukan penyelidikan independen untuk memastikan kondisi seputar kecelakaan pesawat tersebut, tambah pernyataan itu.

Kantor Cabang Penyelidikan Udara (AAIB), yang berpusat di Farnboroug, mengumumkan kantor tersebut telah mengirim satu tim untuk menyelidiki kecelakaan pesawat itu.

Polisi mengatakan penutupan jalan raya dilakukan dan awak pemadam serta ambulans juga berada di lokasi pada Jumat sore, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi.

Gambar dan citra udara yang disiarkan di media sosial memperlihatkan pesawat tersebut jatuh dan merusak beberapa mobil di darat sebelum terbakar.

Pesawat jet itu diduga adalah pesawat priba yang terdaftar di Arab Saudi.

Dinas Penerbangan Sipil Umum Arab Saudi pada Rabu menyiarkan pernyataan di akun Twitter bahwa Biro Penyelidikan Udaranya (AIB) "dengan menyesal memberitahukan kecelakaan pesawat swasta yang terdaftar di Arab Saudi pada hari ini di Inggris".

Biro tersebut akan menugaskan seorang wakil untuk mendukung AAIB Inggris dalam penyelidikannya mengenai kecelakaan pesawat itu.

Bandar Udara Blackbushe adalah bandar udara umum di sudut timur-laut Hampshire. Bandar udara itu memiliki satu lapangan udara serta satu lokasi lelang mobil milik British Car Auctions.(*)

Pewarta: Supervisor

Editor : Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2015