TOKYO (Antara/BUSINESS WIRE) -- NSK Ltd. (NSK)(TOKYO:6471) hari ini mengumumkan hasil kinerja untuk tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2015. Perusahaan ini berhasil mencatatkan hasil yang positif baik dari penjualan dan profit. 1. Gambaran Bisnis (1) Informasi Kualitatif terkait Hasil Bisnis secara Keseluruhan NSK Group berupaya untuk mengeksekusi rencana jangka menengahnya dalam waktu tiga tahun yang dimulai dari bulan April 2013, dengan target meraih hasil penjualan bersih sebesar 1 triliun yen pada tahun 2016 - hari jadi ke-100 perusahaan ini. Dalam rangka memperkuat fondasi perusahaan, NSK Group telah mengadopsi kapabilitas manajemen yang dibutuhkan untuk wujudkan target penjualan sebesar 1 trilun yen. Mengacu kepada kondisi perekonomian dunia untuk tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2015, perekonomian Jepang mulai mengalami pemulihan secara bertahap terhadap dampak dari jatuhnya harga minyak mentah dan berbagai kebijakan pemerintah Jepang dan Bank of Japan, walaupun pemulihan di dalam pembelanjaan konsumen cenderung sangat lambat yang disebabkan kenaikan pajak konsumsi. Di sisi lain, perekonomian Amerika terus mengalami pemulihan yang positif. Perekonomian Eropa juga mulai menunjukan tren positif, khususnya di zona Uni Eropa, meskipun masih ada dibayang-bayangi permasalahan hutang pemerintah dan risiko geopolitik. Di Asia sendiri, khususnya di ASEAN dan Tiongkok, kondisi pertumbuhan ekonomi masih cenderung lesu, meskipun perekonomian India menunjukan tanda-tanda untuk bangkit. Meskipun kondisi perekonomian global cenderung kurang bergairah, NSK tetap menunjukan performa positif, khususnya dalam hal penjualan bersih konsolidasi untuk tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2015 mencapai 974.885 juta yen, kenaikan YoY sebesar 11,8% dan pemasukan operasional sebesar 97,327 juta yen, kenaikan YoY sebesar 43,0%. Pendapatan biasa mencapai 91,002 juta yen, kenaikan YoY sebesar 36,3%. Pendapatan bersih setelah pajak pendapatan, saham minoritas, dan faktor-faktor lainnya sebesar 61.962 juta yen, kenaikan YoY sebeasr 98,8%. Informasi Segmen Bisnis (1) Segmen Bisnis Permesinan Industri Permintaan dari sektor permesinan industri terus mengalami pemulihan secara bertahap di seluruh dunia. Mengacu pada hasil berdasarkan regional, penjualan di Jepang mengalami kenaikan, khususnya di sektor peralatan mesin dan semikonduktor - hal ini didorong oleh laju permintaan yang stabil untuk sektor permesinan industri ponsel pintar. Penjualan di regional Amerika juga mengalami kenaikan, khususnya di sektor permesinan umum. Begitupun di Eropa, kenaikan penjualan didorong oleh tingginya permintaan dari sektor turbin angin dan peralatan mesin. Di Tiongkok, kebijakan stimulus pemerintah membantu meningkatkan permintaan di sektor rel kereta dan turbin angin. Di ASEAN, meskipun kondisi pasar cenderung stagnan, penjualan bearing permesinan industri mengalami peningkatan, khususnya dari sektor purna jual. Hasilnya, total pendapatan bersih di bisnis permesinan industri mencapai 276.361 juta yen, kenaikan YoY sebesar 13,7%, dan pendapatan operasional mencapai 34,362 juta yen, kenaikan YoY sebesar 44,9%. (2) Segmen Bisnis Otomotif Pasar otomotif global terus mengalami pertumbuhan secara bertahap, didorong oleh tingginya permintaan dari pasar Amerika Utara, namun rendahnya permintaan dari pasar Tiongkok. Mengacu pada tren negatif berdasarkan geografis ini, hal ini juga diakibatkan oleh lesunya pertumbuhan pasar otomotif di Jepang karena dampak kenaikan pajak konsumsi, dan penjualan juga mengalami penurunan yang disebabkan oleh NSK memindahkan sebagian produksinya ke luar negeri, sejalan dengan persyaratan produsen otomotif untuk pengadaan lokal. Di Amerika, selain karena didorong oleh tingginya permintaan pasar, kenaikan penjualan juga disebabkan oleh pengaruh dari perpindahan produksi dari Jepang. Di Eropa, pemulihan berkelanjutan di pasar otomotif menyebabkan kenaikan penjualan. Di Tiongkok, penjualan sistem electric power steering (EPS) mengalami peningkatan berkat banyaknya pesanan baru. Sementara itu, penjualan bearing otomotif - khususnya bagi produsen otomotif Eropa dan Jepang - masih stabil meskipun tingkat permintaan pasar cenderung rendah. Meskipun kondisi pasar di benua Asia berbeda-beda tergantung masing-masing negara, penjualan produk otomotif buatan Jepang dan Korea mengalami kenaikan. Hasil akhirnya, total penjualan bersih dari bisnis otomotif mencapai 656.998 juta yen, kenaikan YoY sebesar 11,3%, dan total pendapatan operasional mencapai 65.718 juta yen, kenaikan YoY sebesar 33,6%. Proyeksi Bisnis untuk tahun Fiskal yang Berakhir pada 31 Maret 2016 Proyeksi ekonomi global sementara ini masih belum ada kepastian karena dampak kebijakan moneter AS kepada negara-negara berkembang, khususnya Tiongkok, serta meningkatnya risiko geopolitik dan ekonomi. Walaupun begitu, perekonomian global diprediksikan akan terus mengalami pemulihan secara bertahap di beberapa sektor yang mengalami keterpurukan. Tahun fiskal yang berakhir Perubahan % dari tahun lalu 31 Mar. 2016 Poin pokok Finansial Konsolidasi Penjualan bersih 1,020,000 juta yen +4.6% Pendapatan operasional 102,000 +4.6% Pendapatan biasa 100,000 +9.9% Pendapatan bersih 70,000 +13.0% Bisnis Permesinan Industri Penjualan bersih 292,000 yen +5.7% Pendapatan operasional 38,000 +10.6% Bisnis Otomotif Pendapatan bersih 701,000 yen +6.7% Pendapatan operasional 70,000 +6.5% Oleh karena itu, dibawah ini, NSK memproyeksikan sejumlah hasil kinerja finansial untuk tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2016: * Prediksi nilai tukar mata uang untuk tahun fiskal yang berakhir 31 maret 2016: US$1=¥115, €1=¥125 Catatan: Seluruh proyeksi tersebut didasarkan atas sejumlah asumsi terhadap lanskap dan kebijakan di dunia bisnis, dan tunduk terhadap perubahan dengan berbagai faktor. Hasil finansial aktual dapat berbeda secara materi dan NSK tak bertanggung jawab terhadap adanya kerugian secara langsung atau konsekuensial apapun dari penggunaan laporan ini. (2) Informasi Kualitatif terkait Posisi Finansial Konsolidasi Aset dan Liabilitas Per 31 Maret 2015, total aset mencapai 1,129,164 juta yen, naik 128,232 juta yen dibandingkan dengan total aset per tanggal 31 Maret 2014. Faktor pendorong terbesar dari peningkatan ini ialan penambahan 7,770 juta yuan dalam bentuk uang tunai dan deposito, 23,826 juta yen dalam bentuk utang wesel dan piutang usaha, 5,960 juta yen dalam bentuk saham investasi berjangka pendek, 30,726 juta yen dalam bentuk aset properti, pabrik, dan peralatan, 14,740 juta yen dalam bentuk saham investasi, dan 29,621 juta yen dalam bentuk aset imbalan pasti. Per 31 Maret 2015, total liabilitas mencapai 1.129.164 juta yen, naik 128,232 juta yen dibandingkan dengan aset total per 31 Maret 2014. Faktor pendorong utamanya adalah penambahan 23,371 juta yen dalam bentuk hutang jangka panjang, 40,000 juta yen dalam bentuk obligasi korporasi, dan 12,422 juta dalam bentuk kewajiban pajak tangguhan, yang diimbangi penurunan sebesar 15,000 juta yen dalam bentuk obligasi korporasi dan 35,374 juta yen dalam bentuk pinjaman jangka panjang. Aktiva bersih Total aktiva bersih per 31 Maret 2015 mencapai 481,859 juta yen, kenaikan YoY sebesar 99,704 juta yen dibandingkan aktiva bersih per 31 Maret 2014. Faktor pendorong utamanya ialah penambahan 61,962 juta yen dalam bentuk pendapatan bersih, 21,659 juta yen dalam bentuk selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan (translation adjustments), dan 19,542 juta yen dari pengukuran kembali rencana imbalan pasti. Arus Kas Total kas dan setara kas pada akhir periode tersebut sebesar 184,374 juta yen, kenaikan YoY sebesar 15,434 juta yen. (1) Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasional Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasional total mencapai 67,709 juta yen, turun 2,633 juta yen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah ini termasuk 87,976 juta yen dalam bentuk pendapatan sebelum anggaran pajak dan saham minoritas, dan 38,453 juta yen yang diperoleh dari depresiasi dan amortisasi, yang mengimbangi kenaikan sebesar 16,119 juta yen dalam bentuk utang wesel dan piutang usaha, 18,878 juta yen dalam bentuk UU Antimonopoli terkait kerugian yang dibayarkan, dan 30,687 juta yen dalam bentuk pajak yang dibayarkan. (2) Arus kas bersih yang digunakan di dalam aktivitas investasi Total arus kas bersih yang digunakan di dalam aktivitas investasi mencapai 46,335 juta yen, naik 3,932 juta yen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Jumlah ini termasuk 43,891 juta yen untuk pembelian properti, pabrik, dan peralatan. (3) Arus kas yang digunakan di dalam aktivitas pendanaan Total arus kas yang digunakan dalam aktivitas pendanaan mencapai 8,305 juta yen, naik 5,100 juta yen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Jumlah ini termasuk kenaikan bersih sebesar 40,000 juta yen dalam bentuk penerimaan dari penerbitan obligasi korporasi, yang diimbangi oleh penurunan sebesar 25,123 juta yen berkat pelunasan hutang jangka panjang, 15,000 juta yen berkat pelunasan obligasi korporasi, dan 11,353 juta dalam bentuk dividen yang dibayarkan. Per 31 Mar. 2012 Per 31 Mar. 2013 Per. 31 Mar. 2014 Per 31 Mar. 2015 Ekuitas pemegang saham 33.2 36.2 35.9 40.4 terhadap aset total Ekuitas terhadap aset total 40.7 43.7 57.3 84.3 pada nilai pasar Arus kas terhadap rasio saham 5.2 5.7 4.5 4.8 Rasio cakupan saham 11.8 11.4 14.4 13.2 - Ekuitas pemegang saham terhadap aset total: Ekuitas pemegang saham/aset total - Ekuitas terhadap aset total pada nilai pasar: Kapitalisasi pasar/aset total - Arus kas terhadap rasio saham: Hutang berbunga/arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasional - Rasio cakupan saham: Arus kas yang diperoleh dari aktivitas operasional/saham yang dibayarkan Catatan: 1. Seluruh indeks telah dikalkulasikan berdasarkan data konsolidasi 2. Kapitalisasi pasar telah dikalkulasikan sebagai berikut: "Penutupan harga saham pada akhir tahun x "Saham biasa yang beredar pada akhir tahun" 3. Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasional mengacu pada arus kas yang diperoleh dari aktivitas operasional pada pernyataan konsolidasi dari arus kas. Hutang berbunga mengacu pada jumlah total liabilitas perusahaan membayar saham di dalam neraca keuangan. (3) Kebijakan dasar pada Penyisihan Saldo Laba dan Dividen NSK sangat memprioritaskan pengembalian modal para pemegang saham. Kami akan tetap memegang teguh kebijakan dasar kami di dalam penerbitan dividen yang konsisten, dan menjamin dividen kami akan lebih baik merefleksikan rasio pembayaran konsolidasi dan hasil bisnis kami.Mengacu pada kebijakan dividen ini, dividen akhir tahun untuk tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2015 akan senilai 16.00 yen per lembar saham. Dengan meliputi dividen 12.00 yen per lembar untuk paruh pertama tahun fiskal ini, yang telah dibayarkan pada 2 Desember 2014, dividen tahun penuh akan senilai 28.00 yen per lembar, kenaikan YoY sebesar 12.00 yen. Sementara itu, dividen untuk tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2016 diproyeksikan senilai 34.00 yen per lembar (17.00 yen per lembar untuk paruh pertama tahun fiskal tersebut). Pernyataan berwawasan ke depan Rilis ini awalnya dipublikasikan dalam bahasa Jepang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, dan kemudian diterjemahkan kembali ke Bahasa Indonesia, dan dipublikasikan untuk umum. NSK tidak memberi jaminan terjemahan rilis ini akurat seperti versi bahasa Jepangnya, dan pembaca diminta untuk tidak menaruh kepercayaan sepenuhnya. Jika terjadi ketidaksesuaian antara bahasa Jepang, Inggris, dan Indonesia, maka versi bahasa Jepang lah yang paling benar. Rilis ini tidak mengandung maksud atau tidak dirancang untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham NSK. KONTAK NSK Makiko Urushino urushino@nsk.com Fax: 81-3-3779-7431 Sumber: NSK Ltd. Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Pewarta:

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2015