Sampang (Antara Jatim) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang, Jawa Timur, meminta kiriman 262 surat suara tambahan ke KPU pusat melalui KPU Jawa Timur, untuk pemilu presiden 9 Juli 2014.
Menurut Komisioner KPU Sampang Bagian Logistik Abdul Aziz Agus Priyanto, Kamis, permintaan kiriman surat suara tambahan ke KPU pusat itu menyusul adanya temuan surat suara rusak, setelah pihaknya melakukan sortir terhadap surat suara yang diterima KPU Sampang.
"Dari sortir surat suara yang kami lakukan itu, akhirnya ditemukan sebanyak 262 surat suara pilpres yang rusak, makanya kami mengajukan kiriman surat suara tambahan ke KPU pusat," kata Abdul Aziz.
Ia menjelaskan, jenis kerusakan surat suara yang diterima KPU Sampang itu terdiri dari sebanyak 115 lembar surat suara robek, sebanyak 147 lembar sisanya buram, sehingga tidak bisa digunakan pada pilpres 9 Juli 2014.
KPU Sampang, kata dia, telah mengirimkan permintaan surat suara tambahan itu secara tertulis dan hingga kini masih menunggu tanggapan dari KPU pusat.
"Kami berharap kiriman surat suara tambahan sebagai pengganti dari surat suara yang rusak itu bisa segera dikirim, agar distribusi logistik tidak terganggu," katanya.
Selain surat suara, jenis logistik pemilu persiden lainnya yang juga belum diterima KPU Sampang hingga saat ini adalah formulir model D, DA, DB, C2 dan model C7.
"Semua kekurangan logistik ini juga sudah kami sampaikan, tinggal menunggu kiriman dari saja," katanya.
Pemilu presiden di Sampang akan digelar di 1.883 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 186 desa/kelurahan di 14 kecamatan dengan jumlah calon pemilih sebanyak 805.459 orang.
Pilpres 9 Juli 2014 diikuti sebanyak dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, yakni pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan pasangan calon presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla. (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014