Surabaya (Antara Jatim) - Sekitar 200 orang perwira pertama, bintara dan tamtama staf di Markas Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut kembali mengasah keahliannya dalam bongkar pasang senjata, Kamis. Latihan bongkar pasang senjata laras panjang jenis SS-1 dan laras pendek pistol jenis FN, P2, dan Sig Sauer tersebut, dilaksanakan setelah apel pagi di Lapangan Apel Martadinata, Kesatrian Bumimoro, Kobangdikal. Sebelum latihan praktek, salah seorang pelatih yang berasal dari Staf Operasi Denmako memberikan ulasan tentang anatomi dan teknis pelaksanaan bongkar senjata api. Saat pelaksanaan pembinaan dan latihan yang kali ini mengusung materi penguasaan senjata api, tampak hadir Komandan Detasemen Markas Kobangdikal Letkol (Mar) Abdus Samad dan beberapa pejabat lainnya. Menurut Samad, latihan bongkar pasang senjata merupakan salah satu agenda rutin dalam program kerja pembinaan latihan triwulan pertama tahun 2014. "Dalam latihan ini, khusus untuk perwira pertama melaksnakan bongkar senjata laras pendek jenis pistol FN, P2 dan Sig Sauer, sedangkan personel bintara dan tamtama melaksanakan bongkar pasang senjata laras panjang jenis SS-1," ujarnya. Dalam pelaksanaan pembinaan dan latihan, lanjut Samad, seluruh prajurit Kobangdikal memiliki kewajiban dan hak yang sama untuk meningkatkan kemampuan dalam penguasaan senjata api. Setelah latihan bongkar pasang senjata, para personel Kobangdikal melanjutkan pembinaan latihan menembak dengan senjata laras panjang maupun laras pendek di lapangan tembak Krida Braja Bumimoro maupun lapangan tembak Kodikmar. "Dalam satu Triwulan, untuk prajurit strata bintara dan tamtama mendapat porsi latihan rutin dengan menggunakan senjata laras panjang jenis SS-1 dan M-16 kaliber 5,56 mm. Sementara strata perwira, selain laras panjang, juga latihan dengan menggunakan pistol jenis P2, FN dan Sig Sauer," jelasnya. (*)

Pewarta:

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014