Jombang (Antara Jatim) - Jenazah ke-13 korban tanah longsor ke-13 di Desa Ngrimbi, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berhasasil dievakuasi. Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang Gunadi, Sabtu mengatakan korban yang ditemukan adalah Sail (48). "Tubuh korban tertimpa tembok," katanya. Ia mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, tim sudah mengetahui tubuh korban, tapi saat akan dievakuasi terjadi longsor susulan, sehingga tubuhnya tertutup kembali dengan tanah. Petugas baru sekitar 1,5 jam kemudian berhasil mengangkat tubuh korban kembali dan mengevakuasinya. Jenazah korban langsung dibawa ke masjid di dekat lokasi tersebut, dan setelah dibersihkan langsung dibawa mobil ambulans menuju rumah sakit di Jombang. "Korban langsung dibawa ke rumah sakit," katanya. Untuk saat ini, petugas masih mencari satu korban lagi, yaitu Fatkur Rozi yang tak lain adalah anak korban. Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Bencana itu terjadi setelah hujan deras pada Senin (27/1) malam. Tebing tinggi yang berada tepat di belakang rumah warga longsor, menimpa empat rumah warga. Saat itu, pemilik rumah sedang istirahat, sehingga mereka tertimpa tanah longsor. Sebanyak 14 orang terkubur dalam musibah itu dan mereka meninggal dunia. (*)

Pewarta:

Editor : Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014