Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang berkolaborasi dengan Ngalup.co mempercepat adaptasi teknologi lewat Techfluence Ecosystem yang merupakan bagian program Garuda Spark Innovation Hub (GSIH).

CEO Ngalup.co Irfan Rahmad Widiutomo dalam keterangannya di Surabaya, Senin mengatakan program yang juga didukung oleh Jagoan Hosting ini bertujuan untuk mencetak dan memperkuat ekosistem kreator teknologi yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu mengkomunikasikan pengetahuan secara sederhana dan luas kepada publik.

“Program ini juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi digital. Berbeda dengan lifestyle influencer yang berorientasi pada awareness dan engagement. Techfluencer mendorong terciptanya pemahaman, penggunaan, hingga transaksi produk digital oleh audiens,” katanya.

Program yang juga didukung oleh Jagoan Hosting ini dirancang untuk membangun ekosistem yang terintegrasi antara kreator, talenta digital, dan produk teknologi lokal.

“Melalui pendekatan ini, kreator tidak hanya menjadi content creator, tetapi juga berperan sebagai distribution engine bagi inovasi digital. Dengan memproduksi konten edukatif teknologi, mereka mampu menjembatani kesenjangan antara produk dan pengguna, sekaligus mempercepat adopsi teknologi di masyarakat,” kata dia.

Dalam implementasinya, program ini menargetkan peningkatan kapasitas hingga 200 tech creator. Dimana 70 persen diantaranya konsisten memproduksi konten edukasi teknologi. Serta 60 persen mampu menyampaikan produk digital dalam format yang mudah dipahami.

“Dampaknya tidak hanya pada peningkatan literasi digital, tetapi juga pada aktivasi penggunaan produk digital, di mana ratusan pengguna baru diharapkan mulai mencoba solusi teknologi lokal yang diperkenalkan," katanya.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Sonny Hendra Sudaryana menguraikan, penguatan ekosistem digital tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang mampu menghubungkan talenta, kreator, dan pelaku industri.

“Melalui program ini, kami mendorong lahirnya talenta-talenta yang tidak hanya memiliki kompetensi teknologi, tetapi juga mampu menjadi penggerak adopsi digital di masyarakat,” katanya.

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026