Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur menerima alokasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 sebanyak 2.737 unit untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh rumah layak huni.

Alokasi bantuan tersebut terdiri atas 2.500 unit tahap pertama dan 237 unit tahap kedua yang tersebar di 12 kecamatan dan 107 desa/kelurahan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Pacitan M. Chusnul Faozi mengatakan, program BSPS merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat berpenghasilan rendah.

Dia mengemukakan hal itu pada kegiatan sosialisasi bersama Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa IV di Gedung Karya Darma, Pacitan, Kamis.

“Program BSPS merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah agar masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah yang layak huni, sehat, aman, dan nyaman,” katanya saat mewakili Bupati Pacitan membuka kegiatan sosialisasi.

Ia menegaskan pelaksanaan program harus dilakukan sesuai ketentuan mulai dari proses verifikasi calon penerima, pembangunan rumah, hingga pelaporan kegiatan.

Pemerintah daerah juga meminta seluruh pihak memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi syarat.

Selain itu, koordinasi dan pengawasan antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan pendamping lapangan diminta diperkuat agar pelaksanaan program berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, transparansi, kualitas bangunan, serta semangat gotong royong dalam pelaksanaan program ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa IV Enfy Diana Dewi menekankan pentingnya validasi data penerima bantuan agar program tidak salah sasaran.

“Program BSPS harus benar-benar tepat sasaran sehingga hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta kepala desa dan lurah membantu proses verifikasi data di lapangan agar tidak terjadi ketidaksesuaian antara data administrasi dan kondisi riil calon penerima bantuan.

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026