Gresik, (Antarajatim) - Asisten pelatih kesebelasan Persegres Gresik United akan mendampingi tim Laskar Joko Samodro ketika menghadapi tamunya Arema dalam Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Tridharma, Gresik, Jawa Timur, Kamis (7/3), karena hingga kini manajemen belum menunjuk pelatih setelah diberhentikannya Suharno. "Iya mas kita masih gunakan asisten pelatih yang sebelumnya mendampingi pelatih kepala Suharno yang dipecat manajemen, dan asisten pelatih itu adalah Suwandi HS dan Khusairi," kata Media Officer Persegres, Adi Sarminto, di Gresik, Selasa. Ia mengatakan, penggunaan tenaga asisten pelatih sama seperti yang dilakukan "Laskar Joko Samodro (julukan kesebelasan Persegres) ketika melawan Sriwijaya Fc. Manajemen, kata dia, masih melakukan pendekatan ke beberapa pelatih baru untuk menjadi nahkoda tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Gresik. Manajer Persegres, Thoriq Majjidanor mengakui manajemen telah mendekati beberapa pelatih asing untuk menjadi nahkoda tim, salah satunya adalah mantan pelatih Persiba Balikpapan, Peter Butler. Meski demikian, pihaknya belum berani menyebutkan secara resmi pelatih yang akan mendampingi tim dalam mengarungi kompetisi LSI. "Dalam waktu dekat, kita akan memberikan kabar resmi siapa yang berhak mendimpingi tim, dan kemungkinan pilihan pelatih akan jatuh ke pelatih asing," katanya. Sementara itu, terkait adanya kemungkinan pertandingan melawan Arema dibatalkan karena berdekatan dengan agenda Kongres PSSI di Jakarta, Thoriq yang akrab disapa Jiddan mengaku belum menerima surat resmi dari PT Liga Indonesia. Ia mengakui, pihak manajemen sempat mendengar kabar mengenai pemberhentian liga selama dua pekan terkait adanya Kongres PSSI yang akan berlangsung, Minggu (17/3), namun pihaknya akan tetap menunggu surat resmi mengenai pemberhentian itu. "Sampai hari ini kita belum menerima surat pemberhentian pertandingan dari PT Liga Indonesia, sehingga pertandingan pada Kamis besok akan tetap berjalan," katanya.(*) Editor : Slamet HP

Pewarta:

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013