Duta Besar Hungaria untuk Indonesia Lilla Karsay menyebut penyelenggaraan pekan budaya Hungaria di Surabaya menjadi upaya memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus memperkuat hubungan antar masyarakat kedua negara.

"Acara yang menampilkan cerita rakyat, musik, kuliner, hingga mode ini merupakan yang pertama kali digelar di Surabaya sebagai bagian dari diplomasi budaya, dan kami mencoba membawa budaya sebanyak mungkin,” kata Karsay usai penyelenggaraan Hungarian Folklore Music Concert di Theater Hall Balai Pemuda Surabaya, Jawa Timur, Minggu.

Ia menjelaskan, budaya dinilai menjadi sarana efektif untuk menjembatani perbedaan pandangan, baik dalam aspek politik maupun ekonomi, karena memiliki sifat universal yang dapat dinikmati bersama.

Selain itu, ia menilai musik sebagai salah satu ekspresi penting dalam menggambarkan identitas suatu negara, termasuk karakter masyarakat Hungaria yang dinilai memiliki sisi ceria sekaligus melankolis.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan penyelenggaraan pekan budaya tersebut juga didukung oleh Kementerian Pertanian Hungaria dengan menghadirkan delegasi sebanyak 16 orang yang terdiri atas koki, desainer mode, hingga pelaku seni.

“Kami ingin membawa banyak hal, karena jika kami sudah datang ke sini maka kami harus menunjukkan sebanyak yang kami bisa,” ucapnya.

Ia menambahkan jarak geografis yang mencapai sekitar 10.000 kilometer antara Indonesia dan Hungaria tidak menjadi penghalang untuk membangun kedekatan melalui kegiatan budaya.

Di sisi lain, Karsay menilai Surabaya memiliki peran strategis dalam memperluas kerja sama, tidak hanya terpusat di Jakarta maupun Bali yang selama ini menjadi tujuan utama warga Hungaria.

Ia juga menyebut keberadaan Pusat Uni Eropa di Universitas Airlangga menjadi salah satu pintu masuk penguatan kerja sama, termasuk melalui kontribusi buku dan kegiatan akademik yang telah dilakukan sebelumnya.

Tak hanya itu, ia menegaskan komitmen untuk memperluas kerja sama pendidikan dengan mendorong program beasiswa bagi mahasiswa Indonesia melalui skema Stipendium Hungaricum.

“Kami memberikan 110 beasiswa setiap tahun untuk mahasiswa Indonesia dan banyak peminatnya berasal dari Jawa Timur,” tuturnya.

Ia menjelaskan program tersebut mencakup berbagai bidang studi, mulai dari pertanian, teknik, ilmu sosial, hingga seni dan musik, yang didukung oleh sejumlah universitas unggulan di Hungaria.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat Surabaya untuk mengenal Hungaria lebih dekat melalui berbagai jalur, baik budaya, pendidikan, maupun pariwisata.

“Kami adalah negara yang terbuka dan ramah, dan kami sangat menghargai hubungan baik dengan Indonesia, khususnya Surabaya,” ujarnya.

Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026