Sidoarjo - Keluarga Sersan Satu (Sertu) Muhammad Udin yang menjadi korban penembakan orang tak dikenal di Papua berharap supaya jenazah Udin segera dikirimkan ke tempat asal untuk segera dikebumikan. Salah satu kerabat korban Mariah mengatakan, saat ini keluarga hanya bisa berharap supaya jenasah tersebut segera dikirimkan kembali kepada keluarga yang ada di Sidoarjo. "Saat ini pihak keluarga masih belum mendapatkan kabar pasti, kapan jenasah keluarga kami tersebut akan diterbangkan dari Papua menuju ke Sidoarjo," katanya saat dikonfirmasi di rumah duka di Desa Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo, Jumat. Perempuan yang juga bibi korban ini mengatakan, pihak keluarga berencana memakamkan korban di tempat pemakaman umum yang ada di dekat rumah mereka. "Saya sudah berkomunikasi dengan keluarga yang lain dan berencana untuk memakamkan korban di pemakamanan desa setempat supaya dekat dengan keluarga yang lainnya," katanya. Ia mengatakan, sejak mendengar kabar kematian korban di Papua, hingga saat ini masih belum ada informasi lanjutan kapan jenasah tersebut akan sampai di rumah duka. "Jika memang jenasahnya datang nanti malam, berarti besok pagi akan langsung kami makamkam di pemakaman desa setempat," katanya. Perempuan yang juga bibi korban ini bercerita jika semasa hidupnya korban tidak pernah macam-macam dan bertindak nakal. "Saya tidak menyanjung korban, karena memang kondisinya seperti itu jika keponakan saya itu orangnya selalu taat kepada orang tua," katanya. Kondisi di rumah korban sendiri, sudah banyak petakziah dari para tetangga dan rencananya malam hari akan dilakukan tahlilan yang ditujukan kepada korban.(*)

Pewarta:

Editor : FAROCHA


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013