Paris (Antara/Reuters) - Joey Barton berselisih dengan rekan setimnya di Olympique Marseille Kassim Abdallah saat berlatih pada Selasa, namun percekcokan tersebut telah didamaikan, demikian disampaikan gelandang Inggris itu pada Rabu. Marseille mengatakan dalam situs resmi mereka (www.om.net) bahwa gelandang Inggris Barton dan bek Prancis Abdallah "terlibat perang kata-kata" pada sesi latihan yang terbuka untuk umum, tanpa memberi penjelasan. "Sepanjang karir saya, saya telah melihat 30 atau 40 perselisihan di lapangan latihan," kata Barton kepada OM TV. "Perselisihan-perselisihan ini semestinya ditangani secara pribadi. Kami adalah kompetitor (...) dan terkadang kami sedikit terlalu jauh. Hal terpenting adalah berdamai dan melupakannya - itulah yang terjadi kemarin." Barton tiba di Prancis sebagai pemain pinjaman dari QPR menyusul karir penuh warna di Inggris, di mana ia sempat menghabiskan dua setengah bulan di balik penjara atas kasus penyerangan pada suatu malam di Liverpool. Saat terjadinya penyerangan itu, ia sedang didakwa atas serangannya terhadap mantan rekan setim di Manchester City Ousmane Dabo, dan ia juga mematikan cerutu ke mata seorang pemain muda di klub itu pada 2004. "Tentu saja di mana saya berada, di sana selalu terdapat sedikit keramaian dan hal-hal yang berlebihan," kata Barton. "Saya menyadarinya, itulah mengapa saya berkata kemarin, 'Ayo hentikan hal ini, tenanglah. Jika ada masalah, mari selesaikan secara pribadi'." (*)

Pewarta:

Editor : Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013