Universitas Terbuka (UT) Surabaya memperkuat pendampingan kepada 5.000 mahasiswa baru melalui Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) agar mampu menyelesaikan pendidikan jarak jauh secara tepat waktu, terutama bagi mahasiswa yang bekerja.
Direktur UT Surabaya Suparti mengatakan kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) tahap kedua diikuti ribuan mahasiswa dengan skema pembelajaran daring dan luring.
“Alhamdulillah, OSMB tahap kedua ini diikuti sekitar 4.000 mahasiswa secara online dan 650 mahasiswa secara offline. Sebelumnya, pada tahap pertama ada 725 mahasiswa yang mengikuti secara luring, sehingga total peserta mencapai sekitar 5.000-an mahasiswa baru semester ini,” ujarnya di Surabaya, Sabtu.
Ia menjelaskan pembekalan tersebut bertujuan membantu mahasiswa memahami sistem pembelajaran jarak jauh sekaligus membekali strategi belajar efektif agar mampu menyelesaikan studi tepat waktu.
Pada hari pertama, mahasiswa mendapatkan orientasi untuk mengenal sistem pembelajaran, layanan akademik, hingga mekanisme ujian. Selanjutnya, mahasiswa mengikuti pelatihan keterampilan belajar jarak jauh, lokakarya tugas, serta klinik ujian.
“Mahasiswa juga dilatih menyusun rencana belajar secara terstruktur. Mereka diajak mengatur waktu belajar dari Senin hingga Minggu sesuai aktivitas kerja atau kesibukan masing-masing,” katanya.
Selain itu, mahasiswa memperoleh pelatihan membaca efektif untuk memahami modul pembelajaran yang umumnya cukup tebal, sehingga materi dapat dipahami secara efisien tanpa harus membaca seluruh isi modul secara berurutan.
“Setelah membaca, mereka diajarkan membuat catatan pembelajaran, sehingga saat menghadapi ujian tidak perlu membuka modul kembali, cukup menggunakan catatan yang sudah disusun,” tambah Suparti.
Suparti mengungkapkan tingkat kelulusan tepat waktu mahasiswa UT Surabaya saat ini berkisar 60 persen. Tantangan utama yang dihadapi mahasiswa umumnya berkaitan dengan kemampuan mengatur waktu belajar, terutama bagi mahasiswa yang juga bekerja.
“Sebagian besar mahasiswa UT adalah pekerja, sehingga tantangan utamanya adalah manajemen waktu. Karena itu sejak awal kami bantu mereka merencanakan jadwal belajar yang realistis sesuai aktivitas harian,” katanya.
UT Surabaya juga menyediakan layanan konsultasi akademik bagi mahasiswa yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut, termasuk konsultasi dengan dosen sesuai bidang studi.
“Kami berupaya mendampingi mahasiswa sejak awal, mulai dari perencanaan belajar hingga pelaksanaan ujian, agar mereka dapat menyelesaikan studi dengan baik dan tepat waktu,” katanya.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026