Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo, Jawa Timur, menertibkan pedagang yang masih membandel berjualan di trotoar Pasar Baru Probolinggo, Senin.
"Petugas menindak pedagang pasar dan pedagang liar yang berjualan di trotoar dan mengarahkan mereka untuk menempati bedak di dalam pasar yang telah disediakan," kata Kabid Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Kapasitas SDM Satpol PP Kota Probolinggo Angga Budi Pramudya.
Menurut dia, penertiban itu bertujuan mengedukasi pedagang terkait larangan sesuai Perda Nomor 6/2021 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman, dan Pelindungan Masyarakat yang di dalamnya juga menjelaskan terkait larangan berjualan di trotoar.
"Kami didampingi rekan-rekan dari UPT Pasar Baru sejak seminggu terakhir telah memasifkan penertiban pedagang yang berjualan di trotoar," tuturnya.
Ia mengatakan penertiban itu dilakukan setelah rampungnya los pintu sisi utara pasar baru, sehingga tempat itu dapat menampung sebanyak 67 pedagang untuk menggelar lapaknya di dalam pasar induk tradisional tersebut.
"Kami telah melakukan sosialisasi secara masif seminggu sebelumnya kepada para pedagang dan memberikan waktu ke mereka untuk pindah di dalam pasar, agar trotoar dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya bagi pejalan kaki," katanya.
Sementara itu, Kepala UPT Pasar Baru Kota Probolinggo Edi Sekar mengatakan bahwa telah disediakan tempat di dalam pasar untuk pedagang yang masih membuka lapak dagangannya di luar pasar.
"Kurang lebih ada 67 bedak yang bisa ditempati dengan standar ukuran 2x1 meter persegi, kadang satu bedak, ada yang dibagi untuk dua pedagang," ujarnya.
Untuk menempati bedak itu, pedagang tidak dikenakan biaya sewa, hanya membayar retribusi sebesar Rp35.000 ribu setiap bulan dengan masa percobaan 1-2 bulan gratis menempati bedak tersebut.
Ia mengatakan penertiban itu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi semua kalangan masyarakat, sehingga area pasar jadi lebih tertata, aman, dan nyaman untuk dikunjungi.
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026