Surabaya - Persebaya Divisi Utama (DU) dan Persebaya 1927 bakal digabung dan namanya dikembalikan menjadi satu nama, yakni Persebaya Surabaya.

Ini ditegaskan ex officio Ketua Persebaya Cholid Ghoromah seiring ditunjuknya oleh pengurus klub internal menggantikan Wishnu Wardhana yang dilengserkan melalui musyawarah anggota luar biasa (musanglub), Rabu.

"Tidak ada lagi Persebaya DU maupun Persebaya 1927, namanya hanya satu, Persebaya Surabaya. Kami akan ke PSSI dan mendaftarkannya untuk segera dilakukan verifikasi," ujar Cholid di Mess Persebaya, Jalan Karanggayam 1, Surabaya, Jawa Timur.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini, pengurus Persebaya akan segera ke Jakarta untuk mengirimkan surat bahwa tim berjuluk Bajul Ijo tersebut siap mengikuti kompetisi profesional yang dicetuskan PSSI.

Di samping mendaftarkan tim, Cholid yang juga Ketua PSSI Surabaya tersebut berencana menemui calon investor untuk membiayai klub selama mengarungi kompetisi ke depan dan membicarakannya lebih lanjut.

Cholid mengaku sudah ada tiga calon investor yang sudah berkoordinasi dan menginginkan kerjasama dengan Persebaya. Sayang, pria berdarah arab tersebut enggan merinci satu-persatu calon investor.

"Tidak etis-lah kalau saya menyebut namanya. Tapi yang pasti ada satu calon investor dari perusahaan luar negeri, dari Jakarta, dan Surabaya sendiri," tutur dia.

Sementara itu, menanggapi peleburan Persebaya, Asisten Pelatih Persebaya 1927, Ibnu Graham mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada pengurus.

Menurut dia, sebagai pemain dan pelatih, pihaknya berharap yang terbaik dan tidak ada lagi konflik internal di tubuh Persebaya seperti yang terjadi dalam waktu setahun terakhir ini.

"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pengurus dan berdoa yang terbaik. Sebagai pemain dan pelatih yang profesional, kami siap dengan kebijakan pengurus, termasuk rencana Persebaya ke depan. Tentunya demi kebaikan dan kemajuan tim," papar mantan pemain Persebaya dan Timnas PSSI era 90-an tersebut.