Jumat, 20 Oktober 2017

Risma Pulangkan 83 PMKS ke Daerah Asalnya

id Risma, Pulangkan, 83 PMKS, ke Daerah Asalnya
Risma Pulangkan 83 PMKS ke Daerah Asalnya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Abdul Hakim)
Tim dokter menyatakan bahwa mereka sudah sembuh, mengetahui rumahnya, siapa keluarganya dan bisa mengenal diri mereka sendiri, bahkan ketika diberitahu akan pulang mereka sangat senang sekali
Surabaya (Antara Jatim) - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memulangkan sekitar 83 orang penyandang masalah kesejahteraan Surabaya (PMKS) ke daerah asalnya. 
     
"Tim dokter menyatakan bahwa mereka sudah sembuh, mengetahui rumahnya, siapa keluarganya dan bisa mengenal diri mereka sendiri, bahkan ketika diberitahu akan pulang mereka sangat senang sekali," kata Tri Rismaharini usai melepas PMKS di halaman Balai Kota Surabaya, Senin.

Selain itu, lanjut dia, tempat untuk menampung PMKS seperti geladangan, orang gila, pengemis dan anak jalanan di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih Surabaya sudah tidak cukup. 

"Bayangkan 1.510 orang berada satu atap di tempat sebesar itu. Makanya sekarang kami pulangkan ke daerahnya masing-masing," ujarnya. 

Menurut dia, beberapa waktu minggu ini, Pemkot Surabaya secara intens membahas tentang pengelolaan Liponsos Keputih. Hal ini dikarenakan tempat untuk menampung PMKS sudah tidak cukup dan jumlah penyandang PMKS di Liponsos Keputih mencapai 1.500 orang. 

Oleh karena itu, lanjut dia, pemkot akan terus berkomunikasi dengan tim dokter kejiwaan untuk rutin memantau kondisi mereka. "Jika sudah dinyatakan sembuh oleh tim dokter dan dinilai bisa mandiri akan kami pulangkan secara bertahap," katanya.

PMKS yang dipulangkan hari ini, lanjut Risma, bukan berasal dari Surabaya melainkan dari luar Surabaya. Mereka yang dipulangkan berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Madura, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Utara dan Bangka belitung.

"Selama perjalanan mereka didampingi 1 dokter, 7 anggota TKSK dan 2 orang perwakilan dari Dinsos," ujarnya. 

Wali kota sarat akan prestasi tersebut mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk menampung dan merawat PMKS setibanya di kota masing-masing. 

Baginya, lanjut dia, koordinasi ini penting dilakukan agar nasib para PMKS setibanya di kota masing-masing, tidak terlantar melainkan sudah memiliki wadah yang jelas. 

"Seperti Pemda Jawa Barat langsung merespons surat dari kami dan menyatakan siap merawat mereka," kata Risma. 

Untuk mengangkut kepulangan PMKS, kata dia, Pemkot Surabaya menyediakan 7 mobil dengan rute jawa timur dan dua bus rute Jawa Tengah dan Jawa Barat sedangkan yang berada di luar Jawa menggunakan moda transportasi kapal laut dan pesawat. (*)

Editor: Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0118 seconds memory usage: 0.58 MB