Jumat, 22 September 2017

Kasal Ingatkan TNI Bersikap Netral

id tni netral, tni al, koarmatim, pilkada netral
Kasal Ingatkan TNI Bersikap Netral
Perwira TNI AL Wilayah Timur mendengarkan arahan Kasal Laksamana TNI Ade Supandi di Gedung Panti Tjahaja Armada (PTA) Koarmatim, Surabaya. (IST/ Dispenarmatim)
prajurit TNI dilarang terlibat dalam (1) kegiatan menjadi anggota partai politik, dan (2) kegiatan politik praktis
Surabaya (Antara Jatim) - Surabaya, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi mengingatkan agar perwira dan segenap prajurit TNI bersikap netral dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang akan berlangsung pada waktu dekat.

Kasal TNI Ade Supandi, dalam kunjungannya di Markas Komando Armada RI Wilayah Timur (Koarmatim) Surabaya, Kamis, memberi pengarahan kepada para perwira TNI AL Wilayah Timur, yang berlangsung di Gedung Panti Tjahaja Armada (PTA) Koarmatim, Ujung, Surabaya. 

Dalam kesempatan itu, salah satunya, Kasal mengingatkan agar para perwira TNI AL bersikap netral dalam menyikapi Pilkada serentak yang akan berlangsung dalam waktu dekat di tahun 2017. "Diharapakan kepada prajurit agar menjaga netralitas sebagai prajurit TNI, khususnya TNI AL, dalam menyikapi Pilkada serentak 2017," tuturnya.
 
Netralitas TNI dalam berpolitik, dijelaskan Kasal, telah diatur dalam Undang-undang (UU) tentang TNI Nomor 34 Tahun 2004. Kasal memaparkan, Pasal 2 UU 34/ 2004 telah mengatur bahwa  jati diri TNI adalah Tentara Nasional, yaitu tentara kebangsaan Indonesia yang bertugas demi kepentingan negara di atas kepentingan daerah, suku, ras dan golongan agama.

Pada poin d Pasal 2 UU 34/ 2004 semakin menegaskan bahwa tentara profesional yaitu tentara yang terlatih, terdidik, diperlengkapi secara baik, tidak berpolitik praktis, tidak berbisnis, dan dijamin kesejahteraannya, serta mengikuit kebijakan politik Negara yang menganut prinsip demokrasi, supremasi sipil, hak asasi manusia, ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi.

Lebih  ditegaskan lagi pada Pasal 39 bahwa prajurit TNI dilarang terlibat dalam (1) kegiatan menjadi anggota partai politik, dan (2) kegiatan politik praktis. Atas dasar UU 34/ 2004 tersebut, Kasal mengimbau agar prajurit TNI, khsusnya TNI AL, untuk menjaga solidaritas dan soliditas dengan matra lain terkait Pilkada serentak 2017.

"Jangan mudah terprovokasi dengan berbagai isu negatif. Tetap jalin komunikasi dengan aparat sipil pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat sekitar untuk membangun kesepahaman dan kerjasama," tegasnya.

Lebih lanjut, Pati bintang empat ini mengingatkan kepada perwira TNI AL, sebagai seorang pemimpin harus bersifat jujur dan melakukan perbuatan yang baik serta benar. "Bangun kebersamaan dengan prajurit dalam memberdayakan potensi yang ada untuk perkembangan dan kemajuan pangkalan. Selain itu, jadilah perwira yang bisa menjadi contoh dan suri tauladan bagi anak buah atau anggotanya sesuai Sumpah Perwira," imbuhnya.

Tampak hadir dalam pertemuan itu Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto, para Pejabat Utama  Mabesal, para Pangkotama TNI AL, para Pejabat Utama Koarmatim, dan para perwira TNI AL wilayah Timur. Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto menyambut baik pengarahan yang disampaikan Kasal kepada para Perwira TNI AL Wilayah Timur. 

"Memang salah satu sikap profesional yang harus ditunjukkan setiap prajurit TNI adalah bersikap netral dalam berpolitik, kita akan menindak tegas perwira dan prajurit TNI AL di Wilayah Timur yang terbukti melanggar aturan ini,” ungkap Pangarmatim. *

Editor: Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga

Generated in 0.0109 seconds memory usage: 0.62 MB